Tips Kerja Asyik Sebagai Freelancer

one Comment

Bosan kerja dengan banyak aturan kantor, nggak suka sama bos yang sekarang, punya banyak ide tapi nggak bisa dipakai di kantor, dan sejuta curhatan lainnya – dan rata-rata orang berpikiran bahwa solusinya adalah dengan menjadi entrepreneur alias buka usaha. Padahal kalau punya talent dan skill, kenapa nggak jadi freelancer aja?

At least jadi freelancer itu nggak harus menggaji orang lain tapi kamu masih tetap bisa berkarya. Apalagi jaman sekarang banyak perusahaan yang mencari skill tertentu untuk project tertentu, di situlah jasa freelancer yang berkualitas dibutuhkan.

Nah, buat yang ingin tau lebih lanjut mengenai dunia freelancing, simak wawancara seru kita dengan Glenn Marsalim.

dscf7671-copy

Sudah berapa lama menjadi freelancer dan sekarang sedang mengerjakan apa?

Saya bekerja freelance sudah kurang lebih 12 tahun. Selain menjadi freelancer untuk kreatif periklanan, saya juga memiliki bisnis sampingan berjualan nasi ayam dan tote mangkok ayam.

Apa suka-duka menjadi freelancer?

Sukanya saya bisa mengatur kehidupan saya sendiri dengan lebih leluasa, memilih pekerjaan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan saya dan yang paling saya suka adalah saya bisa mengerjakan beragam jenis pekerjaan yang pada waktu saya karyawan tidak terpikirkan sama sekali.

Dukanya, tentu pemasukan yang tidak stabil setiap bulannya. Mau tidak mau, saya harus terus mengatur keuangan. Tidak ada kantor yang membiayai asuransi, memberikan pelatihan, dan fasilitas karyawan pada umumnya. Mulai dari jadi sekretaris, finance, sampai kurir pun saya kerjakan sendiri.

Apa tips buat yang mulai mempertimbangkan menjadi freelancer?

1. Persiapkan mental

Ini terutama buat yang tadinya karyawan. Selain fasilitas kantor, tidak adanya jabatan resmi sering membuat orang limbung. Bangun tidur bisa terasa membingungkan saat sedang tidak ada kerjaan.

 2. Hidup hemat

Perhitungkan segalanya. Keluar rumah harus dibarengi dengan pemikiran untuk mencari nafkah, bukan hanya jalan-jalan.

 3. Sosialisasi tidak sama dengan networking

Bergaul dan memperluas pergaulan adalah dua hal yang berbeda. Tentunya lebih penting untuk memperluas pergaulan ketimbang bergaul dengan lingkaran yang sama terus. Memperluas pergaulan bukan saja memperluas peluang untuk mendapatkan pekerjaan, tapi juga jenis pekerjaan baru.

 4. Fleksibel

The King of Nothing bisa jadi lebih berguna ketimbang menjadi The King of Something. Saya seringkali dihadapkan pada tawaran pekerjaan yang belum pernah saya kerjakan sebelumnya. Nah, bertemu dengan tantangan baru seperti ini membuat kehidupan seorang freelancer lebih seru.

Fleksibel di sini juga berlaku dalam soal standar bayaran. Ada kalanya kita harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan kita, dan klien. Nggak semua harus dinulai dari uang secara langsung. Ada pekerjaan yang walaupun bayarannya rendah atau tidak ada sama sekali, menjanjikan potensi ke depan yang lebih baik.

 5. Berprestasilah

Di bidang apa pun, upayakan untuk terus berprestasi agar kita selalu diperhitungkan orang. Terus menerus menambah pengetahuan dan kemampuan diri sangatlah penting.

 6. Tempat tinggalmu adalah tempat kerjamu

Jadikan tempat tinggal sebagai tempat ternyaman di dunia untuk bekerja. Keluar rumah untuk bekerja kadang bisa merugikan karena banyak ongkos tersembunyi, misalnya transportasi, uang parkir, kopi, cemilan, dan lain-lain yang kalau dijumlah bisa jadi mengurangi laba yang kita dapat.

 

Gimana, seru kan kedengarannya? Buat yang ingin tau lebih banyak soal kehidupan seorang freelancer, tinggalkan komentar di bawah, ya.

Comments

  1. Rudi Iswanto
    Rudi Iswanto | Posted on December 4, 2016 at 12:22 pm

    Interesting

Leave a Reply