Tips Jitu Jawab Pertanyaan “Kapan kawin?”

no Comment

Slide1Lebaran sudah dekat. Bagi yang merayakan, tentu ini momen penuh kesan dan sebuah tanda kemenangan. Tapi dari semua yang berbahagia, ada juga segelintir yang deg-degan. Betul, mereka adalah kaum single yang rentan ditanya “Kapan kawin?”. 😀

Buat kita yang muda-muda, sudah lah ya. Kita tau kalau ini adalah pertanyaan usil kurang kerjaan. Yang nanya biasanya generasi yang lebih tua dengan pandangan serba tradisional yang berpikir kita nggak akan benar-benar bahagia sampai terikat dengan seorang pasangan, atau mungkin yang nanya simply kehabisan bahan pembicaraan. Apapun itu, setuju dong kalau pertanyaan ini seringkali membuat kita nggak nyaman.

Bagaimana menyikapinya?

Setelah bertahun-tahun dapat pertanyaan yang sama, beberapa teman saya pun mulai kreatif.

Mulai dari yang standart:

“Kapan kawin?”

“Doain aja ya.”

(Ini jawaban pasrah tapi seringkali paling manjur bikin yang nanya mundur karena orang Indonesia suka sama yang berbau doa dan ketuhanan :))

Sampai yang mulai asal tanda kesal:

“Kapan kawin?”

“Nunggu hilal nih, belum keliatan.”

“Ini lagi dicari, nanti malam lamaran.”

“ Minggu depan kalau nggak hujan.”

Hihihi, sounds familiar?

Tapi di luar semua itu, saya punya cara jitu yang selama bertahun-tahun terbukti ampuh membungkam mereka yang usil ini:

1. Selalu baik dan perhatian sama orangtua. Artinya jangan lupa ulang tahunnya, kasih kado, bunga, anterin lah sekali-sekali kalau ada perlu, niscaya mereka nggak akan rela kamu cepat kawin. Apalagi kalau ada yang mau jodohin, mereka akan jadi gerbang pertama bagian screening yang ketat!

2. Selalu datang stunning dan percaya diri setiap kali ada acara keluarga. Penting banget karena kamu terlihat gak seperti #JombloSedihGakAdaYangNgurusinSehinggaHarusCepetKawin 😀

3. Kalo nggak cepat kawin, trus kompensasinya apa dong? Biasanya karir ya. Jadi pastikan karir kamu melesat dan tinggi, jadi orang maklum sama apa yang kamu tuju saat ini.

4. Always look happy (nggak perez tapinya ya, harus happy beneran). Jadi keluarga dan sanak saudara tau kita happy dengan atau tanpa pasangan.

Kalo itu semua nggak ampuh juga, ya udah balik lagi deh. Jawab aja, “Kalau nggak Sabtu, ya Minggu!”.

Happy ngeles, single!

Leave a Reply