“Borneo Tresna”, Selendang Cantik Dengan Misi Baik

no Comment
Loving this “Borneo Tresna” scarf of mine! Cantik juga kan dipakai sebagain top?

Loving this “Borneo Tresna” scarf of mine! Cantik juga kan dipakai sebagain top?

Bahwa saya adalah penyuka produk-produk berkualitas, dari dalam dan luar negeri, mungkin teman-teman sudah tau. Namun di antara brand-brand kelas dunia, brand asal Indonesia selalu punya tempat tersendiri di hati ini. Produk-produk di BelowCepek pun saya pastikan berasal dari negeri sendiri.

Kekaguman terhadap produk lokal inilah yang membawa saya datang ke acara peluncuran koleksi Larissa Duliar beberapa minggu yang lalu. Di sini, desainer Larissa untuk pertama kalinya memperkenalkan koleksi selendang batik sutera bertajuk “Borneo Tresna” yang terinspirasi dari perjalanannya ke klinik kesehatan Alam Sehat Lestari (ASRI), yang berada di pedalaman Kalimantan Barat.

Selendang “Borneo Tresna” merupakan kain batik buatan tangan dari pengrajin Jawa, yang merupakan bentuk penghargaan Larissa terhadap mereka yang mengabdi kepada masyarakat di pedalaman ini.

Selendang sutera ini dibuat oleh pengrajin batik cap di Sragen, Jawa Tengah. Pemilihan motif cap batik serta pengambilan warna-warna celupan yang dipakai dalam proses pengerjaan selama 1,5 bulan lamanya, dilakukan sendiri oleh Larissa sehingga masing-masing selendang benar-benar memiliki makna yang mendalam dan berbeda dengan selendang yang lainnya.

Pilihan warna-warna cerah seperti pink, biru muda, hijau muda dan kuning menggambarkan cinta dan kasih sayang, sementara warna putih menggambarkan warna damai dan ketulusan suci. Warna yang agak gelap seperti coklat, biru dan hijau untuk motif Kupu Bunga menggambarkan nuansa alam hutan tropis.

image2

image5

Koleksi selendang “Borneo Tresna” diperkenalkan dalam 2 ukuran: persegi empat dengan panjang 110x110cm berbahan sutera satin halus seharga Rp1.200.000,- dan ukuran stola persegi panjang 215x75cm berbahan sutera tenun ATBM seharga Rp2.500.000,-. Adapun keuntungan dari hasil penjualan akan disumbangkan ke Yayasan ASRI guna pembangunan rumah sakit di lokasi yang sama.

Kembali ke ASRI. Apa yang membedakannya dari klinik kesehatan lainnya?

ASRI merupakan sekumpulan dokter, tenaga kesehatan, penggiat konservasi dan relawan dengan berbagai latar belakang, berusaha untuk menghentikan kemiskinan, kesehatan yang buruk dan deforestasi, serta mengubah penebang lokal menjadi sahabat hutan.

Mereka yang tergabung dalam ASRI, tanpa pamrih mengabdi untuk kelayakan kesehatan masyarakat di pedalaman Sukadana, Kalimantan Barat juga untuk regenerasi alam dan habitat orang utan di sekitaran Taman Nasional Gunung Palung, yang mana adalah rumah bagi sekitar 2.500 orangutan liar atau setara dengan 1/10 dari total populasi orangutan di seluruh dunia.

Dengan adanya klinik ASRI, penduduk Sukadana bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan biaya minim bahkan pembayaran non tunai yang berorientasi pemeliharaan lingkungan, sehingga pada saat yang bersamaan, lingkungan alam hutan tropis pun terjaga karena sesungguhnya menyelaraskan hubungan antara rehabilitasi dan perlindungan hutan dengan pelayanan kesehatan merupakan dari kunci kesejahteraan masyarakat dan hutannya.

Misi baik ini jugalah yang membuat saya tertarik untuk mendukung karya Larissa Duliar ini. Kalau teman-teman juga tertarik dengan hasil karya cantik sekaligus ingin berbuat baik, koleksi “Borneo Tresna” bisa didapatkan di:

– Shoe Etc, Kemang Raya 9E, Jakarta

– Akun instagram @LarissaDuliar

– Bobobobo bobobobo.com.

 

Leave a Reply