“Sakit Karena Rokok Itu Pilihan Anda, Bukan Saya”

2 Comments

Hmm, dunia tanpa tembakau, kayaknya mustahil ya. Selain memang susah banget kayaknya untuk para perokok berhenti merokok, ada juga kekuatan perusahaan maha besar dan kuasa dibelakangnya yang memastikan bisnis ini ‘ngepul’ terus sampai lebih dari 7 turunan.

Peringatan Hari Tanpa Tembakau yang jatuh pada tanggal 31 Mei setiap tahun selalu mengingatkan saya akan almarhum papa yang semasa masih hidup adalah seorang perokok berat. Tapi yang saya kagumi adalah beliau tidak pernah sekalipun merokok di dalam rumah. Bayangkan, itu tahun 1970an – 1990an dan papa saya sudah punya kesadaran seperti itu. Sayangnya, kebiasaannya buruk ini membuat papa saya terkena kanker dan meninggal di usia muda, 44 tahun.

Satu-satunya foto keluarga lengkap yang saya punya, saat ayah masih bersama kami,

Satu-satunya foto keluarga lengkap yang saya punya, saat papa masih bersama kami.

Buat saya ini semua pilihan. Setiap orang bebas memilih apa yang dia lakukan untuk badannya sendiri. Masalahnya, kalau merokok di tempat umum, asapnya kan nggak bisa ngeles kalau ketemu dengan yang bukan perokok. Jadi tetap passive smoker yang terkena imbasnya.

Sedihnya, nggak banyak yang tau kalau asap rokok mengandung lebih dari 7000 zat kimia, yang ratusan di antaranya beracun dan 70 bisa menyebabkan kanker, penyakit jantung dan stroke. Sedangkan pada anak-anak, passive smoking menyebabkan penyakit pada pernafasan, asma dan meningkatkan resiko SIDS atau sudden infant death syndrome. Jahat banget, kan? Jumlah kematian perokok pasif di dunia juga nggak main-main: 600.000 orang per tahun. Nggak adil banget mengingat jumlah kematian perokok adalah 1 juta orang per tahun.

Ingat, mati muda, impotensi, terkena kanker, serangan jantung dan kegangguan kehamilan dan janin, itu semua adalah pilihan Anda, bukan saya. Don’t be selfish. Act wisely.

Comments

  1. lulu
    lulu | Posted on May 26, 2016 at 10:31 am

    meskipun nggak pernah ngerokok di dalam rumah, tapi asapnya masih menempel di pakaian. kalo anaknya maen sama papa yg ngerokok gitu jg berpotensi kena :””)

Leave a Reply