Rolling Deep with Adele in Los Angeles

one Comment

Artikel ini ditulis oleh kontributor ReeSays yang tinggal di Los Angeles, Sekar Sosronegoro.

 

Ladies, want to take your friendship with your bestie to the next level?

Watch Adele together. Dijamin akan jadi pengalaman girls night out yang nggak terlupakan!

Itu yang saya rasakan saat pergi nonton Adele 2016 World Tour tanggal 9 Agustus lalu bersama Peppy, sahabat tersayang selama 10 tahun.

Excitement dimulai nggak lama setelah kami sampai di L.A. Live, area tempat konser diadakan. Gimana enggak? Neon sign bergambar Adele terpampang di berbagai penjuru plaza (space terbuka di area ini) dan semua tempat makan di sana dipenuhi dengan pengunjung yang mau mengisi perut sebelum asik nyanyi bersama, sampai-sampai antrian untuk makan memakan waktu 45 menit sampai 1 jam lebih.

Ready for the night’s madness! (ki-ka: Sekar, Peppy)

Ready for the night’s madness! (ki-ka: Sekar, Peppy)

Selesai makan, kami pun bergegas jalan ke Staples Center, gedung serbaguna maha besar kebanggaan kota Los Angeles yang selain jadi tempat konser, seringkali jadi tempat pertandingan basket (halo, NBA fans!) dan hockey, juga Grammy Awards.

Penonton konser mulai antri satu jam sebelum jam yang tertera di tiket

Penonton konser mulai antri satu jam sebelum jam yang tertera di tiket

Antrian masuk cukup panjang tapi karena pintunya banyak dan pemeriksaan keamanannya cepat, dalam waktu 15 menit kami sudah berada di dalam hall yang kapasitasnya mencapai 18.000, yang di malam konser ini, semua kursi sold out dalam waktu 8 hari ajah! Setelah masuk, kami pun langsung disuguhi visual mata Adele yang tertutup (dengan bulu matanya yang juara tentunya).

FullSizeRender-20

Jeda waktu dari masuk sampai konser dimulai sih lumayan lama. Untungnya kami nggak merasa bosan-bosan amat karena di gedung ini ada banyak.. Pokemon! Hahaha. Tetep.

IMG_0376

Dapat salam dari Meowth

Satu jam kemudian, visual mata Adele (yang ternyata adalah video) pelan-pelan terbuka, diiringi oleh suara Adele yang menyapa penonton dengan “Hello”, yang tentunya jadi lagu pertama malam itu.

IMG_0379

Intinya malam itu adalah malam performa suara. Sepanjang malam, Adele bernyanyi dan bernyanyi dengan suaranya yang ya gitu deh, semacam terbaik di dunia 😀 diselingi oleh obrolan dengan penonton yang secara random dipanggil ke atas panggung (lucky people!). Di sinilah kami benar-benar ngeh kalau Adele sangat real orangnya. Rendah hati. Dia cerita kalau dari jaman remaja pingin banget ke Amerika karena suka ngeliat setting sekolah Amerika di TV (hihi, kita banget kan?), cerita kalau sebelum konser dia ke supermarket dan senang banget waktu ngeliat coklat kesukaannya di Inggris ternyata dijual di L.A. (who doesn’t love chocolate?), termasuk juga cerita kalau dia memang nulis lagu-lagu galaunya di saat lagi patah hati dan suka merasa awkward kalau nyanyiin atau dengerin lagu-lagu itu lagi karena sekarang sudah move on (sudah move on ya, bukan #susahmoveon, haha). Ujung-ujungnya, saat mau duduk, dia nggak malu bilang kalau badannya nggak kecil jadi kalau jatuh jangan diketawain. 😀 😀

Cantik, baik, suara ciamik. Kurang apa lagi coba?

Cantik, baik, suara ciamik. Kurang apa lagi coba?

Untuk salah satu lagu sendunya, Adele minta semua lampu dimatikan dan minta penonton untuk nyalain flashlight di smartphone-nya. Seketika malam jadi extra romantis.

Untuk salah satu lagu sendunya, Adele minta semua lampu dimatikan dan minta penonton untuk nyalain flashlight di smartphone-nya. Seketika malam jadi extra romantis.

Pas nyanyiin When We Were Young, Adele nampilin foto-foto masa kecilnya yang super cute

Pas nyanyiin When We Were Young, Adele nampilin foto-foto masa kecilnya yang super cute

One of the best divas!

One of the best divas!

Setelah dimanjakan oleh suara indahnya selama 2 jam penuh, konser pun harus berakhir. Sedih tapi puas luar biasa. Pesan saya, mendingan nabung dari sekarang deh, jadi kalau nanti Adele memutuskan untuk mampir ke Indonesia, kamu pun bisa nonton konsernya bersama pasangan atau sahabat tercinta.

Thank you for a wonderful night, Adele!

Thank you for a wonderful night, Adele!

Comments

  1. Cerita Konser Coldplay Dari 3 Kota di Dunia | ReeSays
    Cerita Konser Coldplay Dari 3 Kota di Dunia | ReeSays | Posted on September 1, 2016 at 1:07 am

    […] lebih sering jadi tempat pertandingan American football. Kalau sebelumnya saya cerita soal nonton konser Adele di Staples Center yang kapasitasnya sekitar 18.000 seat, Rose Bowl ini kapasitasnya 90.000 seat ajah. Nggak gede-gede […]

Leave a Reply