Where to Go: Rekomendasi Menghabiskan Akhir Pekan di Singapura

no Comment

Baru-baru ini saja saya kembali berkunjung ke Singapura bersama 2 orang sahabat dengan tujuan khusus yaitu mau nonton pertunjukan Chicago. Saya pernah nonton Chicago ini di New York beberapa tahun yang lalu dan waktu itu saya nonton dari tempat duduk di tengah. Saat nonton kemarin, saya duduk di baris kedua dari depan dan senang banget bisa dapat pengalaman yang berbeda karena bisa lihat semua gerakannya dari dekat.

Meski weekend ini pertunjukannya sudah berakhir, itinerary saya saat ber-weekend getaway di Singapura dua minggu yang lalu tetap bisa dijadikan panduan buat kamu yang juga berencana menghabiskan akhir pekan di sana. Yuk, intip isinya!

 

Hari Pertama

Kami berangkat Jumat pagi dan sampai di Singapura siang hari. Seperti kunjungan saya sebelumnya, saya kembali tinggal di Oasia Novena Hotel karena saya suka dengan akses MRT yang terhubung dengan basement hotel, jadi praktis buat ke mana-mana.

My #dandantiaphari outfit. Karena berangkat dengan pesawat pagi, saya pakai tweed cardigan REE* biar nggak dingin.

My #dandantiaphari outfit. Karena berangkat dengan pesawat pagi, saya pakai tweed cardigan REE biar nggak dingin. 

Setelah check in, karena sudah siang, pastinya lapar. Saya langsung menuju ION, tepatnya ke area food court-nya (namanya Food Opera, terletak di LG) untuk makan siang. Buat kamu yang mau ke sini tapi nggak tau mau makan apa, cobain deh dua makanan berikut ini. Rasanya enak banget!

Carrot cake (yang sebenarnya bukan dari wortel tapi dari lobak)

Carrot cake (yang sebenarnya bukan dari wortel tapi dari lobak)

Beef Noodle. Pesan yang dry ya. Kuahnya kental-kental gitu. Enak deh.

Beef Noodle. Pesan yang dry ya. Kuahnya kental-kental gitu. Enak deh.

Setelah makan, kamu bisa jalan-jalan di Orchard. I did. Cari barang-barang yang nggak ada di Indonesia atau setidaknya barang yang harganya lebih murah dibanding di Indonesia. Kalau saya kemarin mencari beberapa kosmetik dan obat-obatan yang hanya dijual di Singapura.

Beres jalan-jalan, lanjut ngopi di Wild Honey yang ada di Mandarin Gallery (masih di Orchard juga).

At my favorite corner with BFF. Paling enak datang tidak di jam sibuk seperti saat breakfast atau lunch, kecuali kalau punya reservation ya.

At my favorite corner with BFF. Paling enak datang tidak di jam sibuk seperti saat breakfast atau lunch, kecuali kalau punya reservation.

Selesai ngopi, saya pun berganti baju untuk nanti keluar lagi untuk makan malam.

Dinner outfit, wearing REE Jumpsuit.

Dinner outfit, wearing REE Jumpsuit.

 

Hari Kedua

Pastinya bangun nggak pagi-pagi banget ya, namanya juga liburan. Tapi berhubung perut sudah lapar, kami pun bersiap-siap untuk pergi ke tempat sarapan favorit: Toast Box.

Liat aja deh itu peanut butter-nya. Tebel dan enak banget. Akhirnya saya beli 1 botol peanut butter untuk dibawa pulang ke Jakarta.

Liat aja deh itu peanut butter-nya. Tebel dan enak banget. Akhirnya saya beli 1 botol peanut butter untuk dibawa pulang ke Jakarta.

Hari kedua ini kami mau jalan-jalan ke Haji Lane. Ke sana bisa naik MRT tapi kalau mau rame-rame naik taksi dekat juga kok dan jatuhnya nggak mahal. Nah, seperti yang kita tau, di Haji Lane ada banyak toko yang menjual barang-barang lucu dan anes (tau nggak artinya anes? anesseseri alias unnecessary, hihihi, jadi dibeli karena lucu aja). Buat yang pernah ke sana pasti tau ya kalau di Haji Lane ada banyak mural-mural lucu dan sangat Instagrammable.

Salah satu gang di area Haji Lane. Saya jadi dapat mainan buat lucu-lucuan di sini. Seru deh.

Salah satu gang di area Haji Lane. Saya jadi dapat mainan buat lucu-lucuan di sini. Seru deh.

Our first trip in 2017! Ingat kan trip 18 hari ke Eropa dan ke Wae Rebo/Labuan Bajo yang pernah saya ceritakan? Perginya kan juga sama traveling buddies yang sama.

Our first trip in 2017! Ingat kan trip 18 hari ke Eropa dan ke Wae Rebo/Labuan Bajo yang pernah saya ceritakan? Perginya kan juga sama traveling besties yang sama.

Found another cute spot to take photos photo, so don’t be lazy to travel in style. This stripe outer* is also from REE.

Found another cute spot to take photos photo, so don’t be lazy to travel in style. This striped outer is also from REE.

Setelah puas foto-foto, kami kembali ke hotel. Yup, untuk ganti baju karena mau nonton Chicago. Biar seru, kami bikin dresscode ala Chicago.

Gaya udah pas dong, ya. White shirt* dan jumpsuit saya juga dari REE loh.

Gaya udah pas dong, ya. White shirt dan jumpsuit saya juga dari REE loh.

Setelah nonton Chicago, kami iseng bikin foto ala-ala La La Land (versi Indosiar, hihihi).

lalaland copy

Don’t forget to have fun! Hahaha.

Kalau kamu kebetulan ada di area Marina Bay Sands di malam hari, mereka punya show di danaunya. Kalau mau nonton, pastikan makan dulu ya sebelumnya karena pasti akan lapar banget kalau baru makan setelah show berakhir. Kemarin karena sudah makan, kami terusin pergi sebentar ke SkyPark Bars & Restaurants yang ada di hotel Marina Bay Sands lantai 57 (dulu namanya Kudeta). Di sana kami memutuskan untuk masuk ke Cé La Vi. Cover charge-nya $20 dan itu dapat 1 minuman. Yang bikin saya senang, area smoking dan non-smoking itu dipisah. Duh, coba di Indonesia bisa begitu ya. Kan enak, ke club jadi nggak sesak nafas.

Singapore di malam hari dari ketinggian 57 lantai

Singapore di malam hari dari ketinggian 57 lantai 

Nah, tadi saya sudah bilang saya sudah makan, kan? Tapi dasar perut demanding, pulang dari sana lapar lagi dong 😀 Kami pun segera menuju ke Ponggol Nasi Lemak Centre yang terletak di 238 Tanjong Katong Road karena tempat ini buka sampai jam 3:30 pagi (mereka memang baru buka jam 5:30 sore). Hahaha, sekalinya lapar, malam-malam langsung makan nasi ya!

Tempat ini letaknya di pinggir jalan jadi gampang dicari. Kalau dari Marina Bay Sands, tinggal naik taksi sekitar 10 menit aja.

Tempat ini letaknya di pinggir jalan jadi gampang dicari. Kalau dari Marina Bay Sands, tinggal naik taksi sekitar 10 menit aja.

Di sini kita bisa pilih mau lauk apa. Yang ada di piring saya adalah ayam goreng, ikan teri, sayur buncis dan okra, ebi plus sambel. Enak banget deh. Foto ini diambil jam 1:30 pagi, jadi dietnya kapan-kapan aja ya, hihi.

Di sini kita bisa pilih mau lauk apa. Yang ada di piring saya adalah ayam goreng, ikan teri, sayur buncis dan okra, ebi plus sambel. Enak banget deh. Foto ini diambil jam 1:30 pagi, jadi dietnya kapan-kapan aja ya, hihi. 

 

Hari Ketiga

Ide nih, saat ke Singapura, salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah nonton film yang nggak masuk Indonesia. Thanks to teman seorang teman Path, berkat postingannya, saya baru tau kalau ada film Fifty Shade of Darker yang merupakan sambungan dari Fifty Shade of Grey. *tepok jidat*

Jadilah setelah bangun (agak siang tentunya, ya iyalah jam 1:30 baru mulai makan, haha) kami siap-siap untuk check out dan menitipkan koper-koper di concierge. Lalu cuss.. kami menuju Cineleisure Orchard yang gedungnya di Somerset Rd (tempat di mana stasiun MRT Somerset berada). Setelah beli tiket, kami pergi makan siang dulu.

Ini namanya Lor Mee. Kebiasaan saya setiap ke Singapura adalah kalau bisa makan mie terus karena nggak tau kenapa, mie di sana memang selalu enak.

Ini namanya Lor Mee. Kebiasaan saya setiap ke Singapura adalah kalau bisa makan mie terus karena nggak tau kenapa, mie di sana memang selalu enak.

Seru juga kan kalau kamu bikin trip cewek-cewek nonton bareng ke Singapore?

Seru juga kan kalau kamu bikin trip cewek-cewek nonton bareng ke Singapore?

Sekian cerita weekend getaway seru saya. Buat yang mau pergi juga, saya punya beberapa tips jalan-jalan di Singapura:

– Jangan lupa bawa tisu sendiri karena banyak restoran tidak menyediakannya, kecuali kita harus bayar.

– Pakai sepatu yang nyaman penting banget karena memang akan banyak jalan kaki (tapi bukan berarti sandal jepit ya)

– Selalu ada tempat baru! Kamu bisa cek di stb.gov.sg.

Enjoy your holiday in style!

 

Leave a Reply