Fashion Tips: Keys to Mix and Match

no Comment

IMG_9811

Mixing dan matching adalah satu dari banyak hal yang kita lakukan setiap hari, baik untuk perempuan maupun laki-laki.

Untungnya, kita dibekali pengetahuan yang cukup untuk melakukan hal ini oleh orangtua sejak kita masih kecil.

Nggak untungnya (ya, ada loh), rumus yang diajarkan ke kita dulu terlalu baku dan kaku untuk diterapkan ketika kita dewasa seperti sekarang ini.

Ilmu mix and match jaman dulu:

  • Bila akan pakai baju bercorak, pilih salah satu. Kalau atasan bercorak, bawahan harus polos. Begitu juga sebaliknya.
  • Kalau atasnya terang, bawahnya harus gelap. Berlaku sebaliknya.
  • Stripe nggak boleh ketemu polkadot. Keramean!
  • Baju pink, sepatu pink, tas pink biar matching

Ring a bell? :)

Padahal kenyataannya, siapa sih yang membuat aturan ini?

Memang kenapa kalau kita nggak ikuti pakem yang dibuat 50 tahun yang lalu?

  • Buat saya, hijau boleh ketemu coklat. Merah bisa ketemu orange. Turquise boleh ketemu Fushia
  • Print on (top of) print, nggak
  • Stripe dan polkadot, seru banget!
Stripe and polkadot totally work!

Stripe and polkadot totally work!

Soal efek yang bisa dihasilkan dari warna baju, misalnya, ikuti aturan yang esensial, misalnya, kalau mau terlihat lebih kurus di bagian atas, maka pakai top berwarna gelap. Kalau mau terlihat lebih kurus di bagian bawah, bottom-nya yang berwarna gelap. Masuk akal, kan?

Lalu ‘aturan’ basic lainnya adalah soal occasion. Buat saya ini yang penting dan sayangnya masih ada yang kurang memperhatikannya, padahal rumusnya simple, misalnya, ke acara resepsi pernikahan, jangan pakai jeans. Ke acara gathering kantor, jangan pakai jeans sobek-sobek (kecuali kantornya bergerak di bidang entertainment dan santai banget). Kalau tau hari itu akan meeting, bawa blazer atau cardigan rapi.

Tambahan tips dari saya, milikilah fashion item yang basic dan timeless, seperti little black dress. Item basic seperti ini memudahkan kita saat styling. Kita bisa melakukan mix and match dengan ikat pinggang, cardigan, blazer, syal, dan lain-lain. Contoh lain adalah kemeja putih, karena bisa kita padu-padankan dengan bawahan apa saja. Dipadu dengan outer juga bisa. Tambahan blazer dan rompi atau dengan puffy skirt yang seru banget, akan membuat kita terlihat lebih stylish.

Kuncinya adalah jangan pernah takut mencoba. Ini bukan soal salah atau benar. Fashion should be fun!

Leave a Reply