Mengembalikan Kejayaan Gedung Kesenian Jakarta lewat Liztomania

no Comment

Buat orang Jakarta, saya mau tanya, kapan terakhir nonton pertunjukan musik atau kesenian di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) yang letaknya di seberang Pasar Baru?

Pertanyaan ini juga menggelitik teman saya, Eugene Panji.

Bayangin aja, GKJ didirikan oleh Gubernur Daendels pada tahun 1821 (alias hampir 200 tahun!) dengan gaya arsitektur Neo Renaissance, tapi ternyata nggak sedikit musisi kita yang belum pernah manggung di sana. Akhirnya bersama-sama dengan Ridho Hafiedz, Eugene membuat gagasan untuk mengembalikan GKJ ke fungsi yang seharusnya yaitu gedung yang menampilkan kesenian dan pertunjukan musik. Di GKJ, mereka pun mengadakan rangkaian konser yang diberi nama Liztomania yang menghadirkan musisi papan atas Indonesia, di mana sebagian keuntungan penjualan tiketnya disumbangkan untuk komunitas musik jalanan (Institut Musik Jalanan). Keren, ya.

Musisi pertama yang tampil adalah Slank, pada tanggal 18 September lalu. Sayang banget saya nggak bisa nonton karena nggak berada di Jakarta. Tapi kalau lihat posting-an teman saya, Cisca Becker, sepertinya konsernya pecah banget!

 Slank ‘Not For Sale’ Concert. Photo: @ciscabecker.

Slank ‘Not For Sale’ Concert. Photo: @ciscabecker.

Kaka dan Abdee yang katanya memukau seperti biasa

Kaka dan Abdee yang katanya memukau seperti biasa. Photo: @ciscabecker.

Ternyata Ahok Slanker! Photo: @ciscabecker.

Ternyata Ahok Slanker! Photo: @ciscabecker.

Konser yang kedua, saya nggak mau ketinggalan, dong. Yang tampil adalah Glenn Fredly, tanggal 28 Oktober kemarin. Berbeda dengan semua konser Glenn yang saya pernah tonton, konser yang diberi nama Renjana ini terasa begitu intimate. Glenn bisa dengan leluasa mengeluarkan cara bermusiknya yang tidak dia lakukan di konser biasa. Tata panggung dan multimedianya begitu sederhana tapi indah banget. Tidak berlebihan tapi magical. Udah gitu di tengah acara ada kejutan bintang tamu musisi anak jalanan yang suaranya asik banget, plus simbolis pemberian sumbangan.

Always a fan of his music!

Always a fan of his music.

Tata panggung dan musikalitasnya membuat semuanya terasa intimate.

Tata panggung dan musikalitasnya membuat semuanya terasa intimate.

Penyerahan simbolis donasi ke musisi jalanan

Penyerahan simbolis donasi ke musisi jalanan

Buat yang penasaran, jangan lewatkan konser berikutnya tanggal 25 November dengan bintang NAIF! Udah kebayang, seru banget pastinya. Kalau mau tau lebih banyak, follow aja Instagram @liztomaniaindonesia.

Leave a Reply