“Menanti Arah”, Tiga Jam Penuh Cinta Bersama Glenn Fredly

2 Comments
Konser 20 tahun Glenn Fredly, “Menanti Arah”. Love is in the air.

Konser 20 tahun Glenn Fredly, “Menanti Arah”. Love is in the air.

Tiga tahun yang lalu.

Saya nonton konser Glenn Fredly tanpa sengaja. Dapat tiket gratis and it’s Glenn Fredly gitu! Tentu nggak akan saya lewatkan. Saya masih ingat duduk cukup jauh dari panggung alias di tribun atas. Nggak maksimal tapi tetap senang. It was such a beautiful experience listening to all of his love songs.

Dua minggu yang lalu.

Glenn bikin konser lagi, kali ini untuk merayakan 20 tahun berkarya, bertajuk “Menanti Arah” – dan sekali lagi, sepanjang malam saya merasa dia bernyanyi hanya untuk saya.

Sampai di Istora Senayan! Sister selfie dulu.

Sampai di Istora Senayan! Sister selfie dulu.

Geng nonton “Menanti Arah”, semua kompak pakai merah!

Geng nonton “Menanti Arah”, semua kompak pakai merah!

Malam itu semua terasa sempurna. Mulai dari tata panggung yang beda banget karena berbentuk bulat 360 derajat di tengah Istora sehingga membuat semua penonton bisa melihat panggung secara keseluruhan, multi media yang pas dan sesuai dengan lagu dan jejeran bintang tamu yang bikin saya menganga karena keren banget! (Tio Pakudadewo main harmonika dan nyanyi, Julie Estelle juga nyanyi dan baru tau kalau suaranya bagus banget dan terhibur lihat Funk Session nyanyi bareng lagu Terpesona dan Pantai Cinta)

“Karna kau tak lihat, terkadang malaikat, tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan..”

“Karna kau tak lihat, terkadang malaikat, tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan..”

Glenn Fredly’s ‘Tega’, my lifetime favorite!

Glenn Fredly’s ‘Tega’, my lifetime favorite!

Malam itu, serius deh, Glenn nggak perlu punya backing vocal. Gimana enggak, semua penonton hafal mati semua lagunya! 😀

Lalu, bukan show Glenn Fredly rasanya kalau nggak ditutup dengan banyolan. Saya tertawa puas lihat footage bercandaan Tompi dan Sandy Sandoro (duo partner Glenn di Trio Lestari) yang nggak diajak nyanyi dan video clip Cukup Sudah yang diperankan oleh Pandji Pragiwaksono, lengkap dengan wajahnya yang ditampilkan segede gaban di screen, haha!

Beneran nggak jadi pulang deh, nonton lagi remake Cukup Sudah ini sambil ketawa ngikik! :D

Beneran nggak jadi pulang deh, nonton lagi remake Cukup Sudah ini sambil ketawa ngikik! :D

Kalau saya ditanya, apakah saya akan beli tiket dan nonton kalau Glenn Fredly bikin konser lagi? Saya pasti jawab IYA.

Terima kasih Glenn untuk musik bagus Indonesia. Your songs are in every moment of my life – sad, happy, heart broken and madly in love.

Video-video cuplikan konser ini bisa dilihat di halaman Instagram saya @RianaRee.

Comments

  1. Behind the Scene: Konser Glenn Fredly “Menanti Arah” | ReeSays

    […] terpesona (ku pada pandangan pertama :D) sama konser Glenn Fredly “Menanti Arah”, ReeSays pun ngobrol-ngobrol sama Dinda Kamil yang menyebut dirinya bagian dari Tim Gambreng konser […]

  2. Kaleidoskop: 10 Biggest Entertainment News in 2015 | ReeSays
    Kaleidoskop: 10 Biggest Entertainment News in 2015 | ReeSays | Posted on December 31, 2015 at 1:35 am

    […] 20 tahun berkarya, saya merasa malam itu Glenn bernyanyi hanya untuk saya. Nggak hanya itu, berbagai elemen di konser ini juga dipikirkan dan ditampilkan dengan baik, mulai dari tata panggungnya, bintang tamunya sampai multi medianya. Bangga dan puas rasanya! Baca […]

Leave a Reply