Klub Sinema Lokal, Alternatif Nonton Bareng Film Indonesia

2 Comments

Wow, nggak terasa ya kita sudah di hari terakhir bulan ini aja. Bulan yang cukup istimewa buat ReeSays di antaranya karena ada liputan dari konser Adele, kumpulan makanan Indonesia yang endeus alias enak, termasuk kumpulan cerita #BaladaEntrepreneur edisi Lady Bosses. Eits, tapi sebelum Maret benar-benar berakhir, ada lagi satu hari istimewa yaitu Hari Film Nasional!

Betul, hari penting bagi penikmat film Indonesia ini diperingati setiap tanggal 30 Maret. Saya sendiri jujur nggak terlalu sering nonton film Indonesia, tapi belakangan saya nonton Cek Toko Sebelah yang menurut saya lucu dan sangat bisa saya nikmati. Apa jangan-jangan saya jarang nonton karena nggak ada temen barengan, ya? Hmm.

Nah, untuk merayakan Hari Film Nasional, sekaligus buat ngasih ide buat yang pingin lebih sering nonton film Indonesia tapi mau punya teman-teman dengan minat yang sama, ReeSays ngobrol-ngobrol dengan Nastainda, salah seorang penggagas Klub Sinema Lokal alias kelompok anak muda Jakarta yang suka nonton film Indonesia – bahkan seringkali ngadain acara nonton bareng. Terdengar seru, kan? Yuk, ikuti obrolan kami.

1. Hai, Nasta. Mau tau dong, kenapa membuat klub ini?

Awalnya di bulan Februari tahun lalu, saya dan teman saya bersama Elsa Dewi maraton nonton film Indonesia yaitu London Love Story, Surat Dari Praha, Talak 3 dan Aach… Aku Jatuh Cinta. Kami post ini di Path, lalu teman-teman komen dan mau ikutan karena ternyata mereka kesulitan cari teman untuk nonton film Indonesia! Akhirnya diputuskan bikin klub ini deh, yang intinya kumpulan orang yang suka film Indonesia tapi susah cari teman untuk nonton bareng.

2. Berapa orang anggotanya?

Awalnya hanya 2-3 orang. Sekarang kami lanjut komunikasi lewat WhatsApp group (grup) yang anggotanya belum terlalu banyak tapi sudah lumayan, ada 18 orang.

Klub Sinema Lokal nonton bareng Surat Untuk Kartini di Pacific Place

Klub Sinema Lokal nonton bareng Surat Untuk Kartini di Pacific Place

3. Seberapa sering klub ini ngumpul? Biasanya kalau ngumpul ngapain aja?

Setiap film Indonesia rilis, pasti langsung ada info di grup dan nanya mau nobar atau engga. Kadang kami nonton bareng, tapi bisa juga nonton sendiri-sendiri. Nanti tinggal review aja di grup filmnya gimana.

Tiap hari saya biasanya kirim info film Indonesia (misal ada poster baru rilis atau ada foto pemain film yang lagi syuting) atau misalnya ada event di Kineforum atau Kinosaurus. Pokoknya semua info film pasti dibahas. 

Kalau lagi ketemuan biasanya setelah bonar kami nongkrong-nongkrong, nah di situ deh kita bahas soal filmnya karena bisa leluasa, nggak perlu takut spoiler. Kalau di grup, kami komit untuk jaga omongan biar nggak spoiler ke yang belum nonton. 

Terakhir kali nobar kami nonton Badai Pasti Berlalu versi klasik (Christine Hakim dan Roy Martin) dan itu juga ngajak teman-teman lain juga di luar klub. Seru banget! 

Film klasik lain yang pernah kami tonton bareng-bareng: Tiga Dara versi lama. Senang banget bisa ketemu dan foto bareng Mieke Wijaya!

Film klasik lain yang pernah kami tonton bareng-bareng: Tiga Dara versi lama. Senang banget bisa ketemu dan foto bareng Mieke Wijaya!

Foto saat nobar Prenjak, film dari Yogyakarta yang menang Film Pendek Terbaik di Cannes tahun lalu.

Foto saat nobar Prenjak, film dari Yogyakarta yang menang Film Pendek Terbaik di Cannes tahun lalu.

4. Now the fun part: Tolong kasih rekomendasi 5 film Indonesia yang wajib ditonton dari Klub Sinema Lokal!

– Kapan Kawin

– AADC 1

– Tiga Dara (versi lama) 

– Janji Joni 

– Galih dan Ratna 

Cuma boleh 5 ya? Bonus satu, please: Tiga Hari Untuk Selamanya. 😀

IMG_3085

5. Gimana caranya kalau mau ikutan Klub Sinema Lokal?

Sebenarnya grup kami nggak eksklusif. Setiap orang boleh ngajak temannya buat gabung saat ada nobar. Sejauh ini sih kami lebih sering infokan jadwal nonton di grup, simply karena lebih gampang.

Maunya sih ke depannya kami bikin blog buat review film tapi saat ini masih sulit direalisasikan karena masing-masing cukup sibuk.

6. Kapan ada nonton bareng berikutnya?

Rencananya bulan depan saat film Stip dan Pensil tayang.

 

Tuh, lumayan banget kan kalau bisa ngumpul sama orang-orang yang sama-sama hobi nonton film lokal? Kalau mau tanya-tanya, silakan follow @sinemalokal di Twitter.

Comments

  1. Muna Rahman
    Muna Rahman | Posted on April 25, 2017 at 11:01 pm

    ini masih update ga sih grup nya? cek twitter mereka kok last posting 2016 gitu ya?

Leave a Reply