Kisah Unik Ketemu Jodoh: Pertemuan di Akhir Liburan

2 Comments

Cieee, bulan cinta nih yee, hihihi.

Di bulan Februari memang biasanya banyak yang mendadak romantis gara-gara Valentine. Nggak ada salahnya, kan? Meski kasih sayang harusnya diperlihatkan setiap hari, tapi sah banget kok kalau di tanggal 14 nanti mau melakukan sesuatu yang lebih buat orang-orang terdekat.

Nah, biar kamu kebawa romantis, bulan ini ReeSays hadir dengan kumpulan Kisah Unik Ketemu Jodoh. Seru nih, karena saya sendiri bertemu pasangan di perjalanan dari Bali menuju Amsterdam, 15 tahun yang lalu. Saat itu pesawat harus transit dulu dari Bali ke Jakarta. Kami duduk bersebelahan, saya diajak kenalan dan terus ngobrol hingga sampai di Soekarno-Hatta. Setelah itu saya meneruskan perjalanan ke Eropa. And the rest is history. :)

Kumpulan cerita ini juga bisa jadi pelipur lara buat yang sampai sekarang masih mencari pujaan hati. Semangaaat, jangan putus asa. Setelah baca cerita-cerita ini, kamu pasti yakin kalau jodoh nggak akan lari ke mana. Yuk, kita mulai dengan cerita yang pertama, yang dialami oleh Sekar, sahabat saya.

Pertemuan di Akhir Liburan

Los Angeles, 6 Januari 2012

“Hari itu adalah hari terakhir saya di Los Angeles. Saya pergi ke sana bersama sahabat, untuk mengunjungi seorang sepupu yang tinggal di sana. Itu adalah kali pertama saya berkunjung ke Amerika. Namanya juga liburan, senang pastinya!

Untuk merayakan perpisahan, kami pun merencanakan hangout di malam hari bersama beberapa teman. Tempat yang dipilih adalah Villains Tavern, sebuah bar & restaurant yang terletak di Downtown LA. Rupanya sepupu saya ini sering datang ke sana karena lokasinya yang sangat dekat dari tempatnya tinggal.

Villains Tavern dari belakang. Foto ini diambil saat kami mengunjungi tempat ini lagi 4 tahun kemudian, saat napak tilas tempat pertemuan.

Villains Tavern dari belakang. Foto ini diambil saat kami mengunjungi tempat ini lagi 4 tahun kemudian, saat napak tilas tempat pertemuan. 

Sesampainya di sana, kami langsung mengambil meja panjang di depan panggung live music. Setelah ngobrol-ngobrol ngalor-ngidul menikmati suasana, mata saya tertuju pada seorang laki-laki yang berdiri sendirian di pojok ruangan.

Kami pun sesekali saling berpandangan tanpa ada yang berani membuat gerakan. Sekalinya bertemu mata, salah satunya pasti (pura-pura) buang muka. Ketebak banget ya, di mana aja sama aja ternyata, hahaha.

Capek beradu tatapan, saya pun beranjak ke kamar kecil yang terletak di sisi lain ruangan. Saya tidak melihat keberadaannya, saya pikir dia sudah pulang. Tapi ketika akan kembali ke meja, tiba-tiba ada yang menghentikan jalan saya.

“Hi!”, sapanya. Ty namanya. 

Kami ngobrol sepanjang malam layaknya sahabat yang sudah kenal lama. Di akhir malam, ia baru ngeh kalau keesokannya saya harus pergi. Menyadari kalau saya ini turis, dia pun mengajak saya jalan-jalan melihat kota Los Angeles di malam hari untuk terakhir kali. Romantis, kan? Hihi.

Saya ingat banget yang ia bilang sebelum melepas saya pergi. “I hope our path cross again” – manis, tapi dalam hati kami menyadari kalau kemungkinannya kecil sekali. We live halfway across the world from each other. Bisa berteman dan tetap ngobrol aja sudah bagus! Selama nggak ketemu, ia rajin mengirimkan surat (iya, lewat pos) dan mixtape ke alamat saya di Indonesia. (told you he’s romantic!) 

Surat, mixtape dan bacaan yang ia kirimkan ke saya setiap bulan.

Surat dan mixtape yang ia kirimkan ke saya setiap bulan.

Dua setengah tahun kemudian, kami bertemu kembali dan tak mau berpisah lagi. Ia mengunjungi saya dan kami jalan-jalan keliling Jawa – lalu menghadap kedua orangtua saya setahun sesudahnya. Kami menikah beberapa bulan kemudian.”

Upacara pernikahan pertama di Los Angeles. Upacara adat Jawa diadakan setahun dari momen ini di Yogyakarta.

Foto bersama keluarga di acara pernikahan pertama di Los Angeles. Upacara adat Jawa diadakan setahun kemudian di Yogyakarta.

See? Jodoh nggak lari ke mana. Buat yang masih single, senang-senang aja dulu. Jalan-jalan. Terbuka sama orang baru. Kita nggak akan pernah tau kan, kapan jodoh akan datang?

Nantikan kisah romantis lainnya minggu depan!

Comments

  1. Kisah Unik Ketemu Jodoh: Perjalanan Instan Menuju Pelaminan | ReeSays

    […] Kisah Unik Ketemu Jodoh untuk merayakan Valentine. Setelah minggu lalu kita termehek-mehek dengan cerita yang pertama, jangan sedih, minggu ini ceritanya nggak kalah seru dan pastinya bikin kita mikir, “Wow, jodoh […]

  2. Kisah Unik Ketemu Jodoh: Romantika Sambel Pecel & Keripik Tempe | ReeSays

    […] sebelumnya kita sudah ngikutin cerita ketemu jodoh saat liburan dan cerita yang langsung menikah sebulan dari pertama kali ketemu, cerita kali ini nggak kalah […]

Leave a Reply