Puas Nonton Ne-Yo di Java Jazz Festival 2017

no Comment

Salah satu acara tahunan di Jakarta yang nggak akan saya lewatkan adalah Java Jazz Festival (Java Jazz). Berhubung tahun ini lagi sibuk banget, saya nggak bisa kasih cerita full 3 hari festival seperti biasanya, melainkan langsung skip ke hari ketiga di mana saya berhasil datang dengan perjuangan mendapatkan tiket gratisan, hehehe.

Jadi, dulu ada 2 macam tiket di Java Jazz ini: tiket Daily Pass dan Special Show. Dengan Daily Pass, kita bisa masuk ke semua arena dan nonton semua pertunjukan kecuali Special Show, sedangkan tiket Special Show adalah tiket untuk nonton penampilan musisi yang lagi nge-hit atau musisi yang legendaris seperti dulu sempat ada Stevie Wonder, Craig David, dan lain-lain. Dulu tiket Daily Pass itu harganya sekitar Rp250.000 dan Special Show harganya sekitar Rp 1 juta.

Tahun ini ada perubahan: Tidak ada tiket Special Show, jadi Daily Pass-nya sudah termasuk akses ke semua panggung, tapi harganya itu loh, mencekaaam.. alias Rp650.000. Jadi tahun ini saya usaha ikut kuis di radio Cosmopolitan FM dan akhirnya berhasil juga mendapatkan 1 tiket gratis. Yeeaayy!

Terima kasih, Cosmopolitan FM! I’m so ready to sing and dance with Ne-Yo!

Terima kasih, Cosmopolitan FM! I’m so ready to sing and dance with Ne-Yo!

Hari Minggu itu saya ingin nonton Ne-Yo. Iya sih bukan musik jazz, tapi waktu dia konser di Jakarta dulu saya nggak sempat nonton, jadi saya memang sengaja datang ke Java Jazz untuk nonton penampilannya. O ya buat yang belum tau, mereka punya app yang memudahkan kita untuk melihat jadwal acara loh, jadi hidup kita jauh lebih ringkes.

App yang selalu saya download setiap tahun untuk bisa melihat jadwal para artis. Biasanya setelah festival selesai, saya hapus. Tahun depannya download lagi, deh.

App yang selalu saya download setiap tahun untuk bisa melihat jadwal penampilan para artis. Biasanya setelah festival selesai, saya hapus. Tahun depannya download lagi, deh.

Saya pergi ke sana dengan seorang sahabat, Suhe. Kami sampai di venue jam 2:30pm dan gerbangnya belum dibuka dong ya. Setelah menunggu 1 jam, akhirnya gerbang dibuka juga dan saya langsung menuju hall di mana Glenn Fredly akan tampil di jam 4:30. Prestasi tahun ini adalah semua jadwal pertunjukannya on time!

Nggak pernah bosan nonton Glenn dan pertunjukannya selalu penuh.

Nggak pernah bosan nonton Glenn dan pertunjukannya selalu penuh.

Setelah nonton Glenn, kami harus keluar ruangan dulu karena ruangan yang sama akan dipakai oleh Ne-Yo. Kami melipir cari minum sebentar dan langsung balik lagi ke hall tadi dan langsung duduk di depan biar nanti bisa melihat Ne-Yo dengan jelas. Betul aja, jam 6:45 sesuai dengan jadwal, show dimulai.

Nunggu penampilan Ne-Yo. Lumayanlah, masih kuat loh berdiri di festival bareng dedek-dedek ini, hihi.

Nunggu penampilan Ne-Yo. Lumayanlah, masih kuat loh berdiri di festival bareng dedek-dedek ini, hihi.

I was this close! Pastinya lagu kebangsaan saya dinyanyiin malam itu yaitu Miss Independent. Lagu-lagu favorit saya lainnya juga dibawakan malam itu. Rasanya puas banget.

I was this close! Pastinya lagu kebangsaan saya dinyanyiin malam itu yaitu Miss Independent. Lagu-lagu favorit saya lainnya juga dibawakan malam itu. Rasanya puas banget. 

Aksi panggungnya dari awal sampai akhir nggak pernah turun dan semuanya sesuai dengan imajinasi saya sewaktu melihat video klipnya. Suara dan dance-nya juaraaa!

Aksi panggungnya dari awal sampai akhir nggak pernah turun dan semuanya sesuai dengan imajinasi saya sewaktu melihat video klipnya. Suara dan dance-nya juaraaa!

Setelah capek joged-joged bareng Ne-Yo, kami pergi ke booth Garuda untuk minum-minum gratis. Betul, kalau kamu pemegang Platinum atau Gold Membership Garuda Indonesia, ini salah satu fasilitas yang mereka berikan untuk pelanggan setianya. Lumayan juga, dari booth Garuda ini saya bisa nonton panggung di mana Armand Maulana tampil (tanpa GIGI).

Di booth Garuda Indonesia bersama 2 sahabat saya yang lain, Amalla Vesta dan Ovi. Kayaknya ini jadi ritual harus foto berempat setiap ada Java Jazz.

Di booth Garuda Indonesia bersama 2 sahabat saya yang lain, Amalla Vesta dan Ovi. Kayaknya ini jadi ritual harus foto berempat setiap ada Java Jazz.

Berhubung itu adalah hari Minggu dan besoknya hari Senin alias hari kerja, setelah itu kami berdua memutuskan untuk pulang, meski masih ada penampilan Sergio Mendes jam 9:30 dan Eva Celia jam 11 malam.

Dengan sahabat saya, Suhe. Ini Java Jazz kelima di mana kita pergi bareng. Baju juga selalu janjian. Tahun ini temanya stripes.

Dengan sahabat saya, Suhe. Ini Java Jazz kelima di mana kita pergi bareng. Baju juga selalu janjian. Tahun ini temanya stripes.

Last but not least, jangan lupa kalau setiap tahun Java Jazz lebih terbuka untuk genre music selain jazz. Jadi kalau kamu belum pernah datang atau punya pikiran, “Ah, gue nggak suka jazz”, eits jangan takut. Banyak kok artis yang tampil yang nggak jazz-jazz banget. 

Sampai ketemu tahun depan, Java Jazz Festival!

#DandanTiapHari edisi nonton konser adalah sneakers yang pakai platform supaya agak tinggian dan bisa melihat lebih jelas saat nonton, baju tanpa tangan karena gerah, jeans supaya bebas bisa duduk di mana aja termasuk di lantai, dan sling bag tanpa dompet (cuma berisi uang, kartu, KTP dan smartphone, plus power bank demi kelancaraan perfotoan).

#DandanTiapHari edisi nonton konser adalah sneakers yang pakai platform supaya agak tinggian dan bisa melihat lebih jelas saat nonton, baju tanpa lengan karena gerah, jeans supaya bebas bisa duduk di mana aja termasuk di lantai, dan sling bag tanpa dompet (cuma berisi uang, kartu, KTP dan smartphone, plus power bank demi kelancaraan perfotoan).

Leave a Reply