How to Spend Long Weekend in Kyoto & Osaka – Part 2

no Comment

Sudah baca cerita saya long weekend-an di Kyoto dan Osaka bagian pertama? Yuk, kita lanjutin.

Hari keempat

Hello, Osaka!!

Setelah naik kereta pakai dan acara angkat koper sendiri hihihi, sampai deh di Osaka. Kali ini kami coba menginap di Air BnB di sebuah model apartment gitu. Asiknya, di sini kami dikasih pinjam modem untuk portable wifi yang bisa dibawa jalan-jalan. Mayan banget kaaan, jadi nggak bayar roaming?

20160911_085400-copy

Geret, yuk!

Karena kami sampai sana jam 11 dan waktu check-in itu jam 2, jadi kami drop koper aja, ambil wifi dan langsung cus cari breakfast. Tentunya kami langsung ke area Dontonburi dan antri untuk beli Takoyaki. Fresh banget karena baru dibikin! Kami makan sambil duduk-duduk di pinggir sungai. Oh ya, sebelum beli Takoyaki, kami masukkan nama untuk reservasi makan siang dulu di restoran Kani Doraku untuk makan King Crab! Dan lucky us, kami cuma harus nunggu sekitar 1,5 jam aja. (iya, ini udah termasuk beruntung, hihihi)

Yummy Takoyaki!

Yummy Takoyaki!

Kepiting dimasak dengan 6 cara yang berbeda: boiled, sashimi, chawan mushi, baked, cooked and with rice and tempura. Puas!

Kepiting dimasak dengan 6 cara yang berbeda: boiled, sashimi, chawan mushi, baked, cooked and with rice and tempura. Puas!

Setelah kenyang makan 6-course King Crab, kami pergi ke area Shinsaibashi yang rame banget itu dan terusin ke Namba, area buat shopping. Di sana banyak brand-brand Jepang yang lucu-lucu, deh. Dari situ, kami kami siap-siap ke stasiun untuk naik kereta ke Kobe. Yes, kami mau makan Kobe beef tapi maunya di Kobe. Hahaha, niat banget deh. Padahal sebenarnya di Osaka ada kok, cuma kurang afdol ajaa.

Rame banget! Kebayang kan serunya menjelajah area ini?

Rame banget! Kebayang kan serunya menjelajah area ini?

Jadilah kami naik kereta ke sana dan mencari restoran yang letaknya lumayan seru, jadi semacam ikutan treasure hunt 😀 Dengan deg-degan karena nggak bikin reservasi, akhirnya kami berhasil masuk sebagai tamu terakhir. Setelah kami ada yang mau coba masuk, tapi sudah nggak bisa karena sudah last order. Fiuh, lega.

Menu Kobe yang kami pilih

Menu Kobe yang kami pilih

Malam itu, kami pun tidur dengan perut kenyang banget!

 

Hari kelima

Bangun pagiii banget demi bisa masuk ke Harry Potter ride! Yes, misi hari ini adalah mau ke Universal Studios karena saya penggemar berat Harry Potter! Tiket masuk sudah saya beli duluan di Jakarta (harganya sekitar Rp 900 ribu) dan alasan kami datang pagi-pagi banget adalah supaya sorenya ada waktu untuk balik ke Osaka dan masih bisa shopping, teteup. Dan perjalanan keretanya memakan sekitar 1 jam.

Begitu sampai di Universal, kami langsung antri untuk beli tiket fast track yang Standard 4 (alias bisa masuk 4 wahana favorit tanpa antri panjang, harganya sih lumayan, sekitar 1 juta kalo dirupiahin). Kami dapat slot untuk masuk ke wahana Harry Potter jam 12.20 (buat masuk ke wahana ini memang harus reserve jam karena jumlah pengunjungnya dibatasi), sedangkan kami sampai di Universal saat baru buka, alias jam 9 pagi, jadi belum terlalu ramai dan kami bisa naik ke beberapa wahana tanpa harus antri terlalu panjang.

Rute kami hari itu:

– Jurassic Park – The Ride: Siap-siap basah karena terakhirnya adalah keretanya terjun dari ketinggian 25,9 meter dan gelap banget. Tau-tau pas di bawah udah basah, deh.

Momen basah saat baru turun, haha.

Momen basah saat baru turun, haha.

– The Amazing Adventures of Spiderman: Ini semacam 4K3D ride jadi kita pakai kacamata 3D dan kayak ikutan bisa loncat-loncat antar gedung. Buat yang ngikutin filmnya, pasti familiar banget sama semua musuh-musuhnya. Seru!

The famous upside-down Spiderman kiss!

The famous upside-down Spiderman kiss!

– Terminator 2: 3D: Kami lumayan terhibur sama host arena ini. Walaupun nggak ngerti dia ngomong apa karena pakai bahasa Jepang, tapi intonasi dan gerakannya lucu banget. Kayak Ayu Dewi tapi lebih melenting, hihihi. Nah pas masuk, kami dikasih kacamata lagi. Tapi karena sebelumnya kami dari Spiderman yang 4K, jadi pas di sini saya bosan dan ketiduran karena cuma 3D.

– Jaws: Karena pernah nonton filmnya, saya penasaran dong mau lihat kayak apa ride-nya. Jadi kami naik boat gitu dan pengemudinya cewek. Dia acting kayak di film-film gitu. Seru juga liat hiu kayak mau terkam boat kami trus tembak-tembakan.

– Dan akhirnya.. Harry Potter!! Pas masuk liat mobil Ron yang ketabrak aja saya sudah histeris, hihihi. Tips-nya pas ke area Harry Potter, jangan berhenti untuk foto-foto dulu, tapi langsung ke Hogwarts karena antrinya panjaaang banget (apalagi kalau nggak beli fast track). Saat masuk, kita harus taro tas di loker karena tidak boleh bawa barang apapun. Ride ini adalah ride 4K3D dan rasanya kayak ikutan terbang naik sapu terbang barengan Harry, ikutan main Quidditch, melawan dragon, pokoknya pengalaman dari 8 film ada semua, deh. Satu lagi, jangan naik ride ini kalau habis makan ya. Dijamin eneg, hehehe.

Hanging out in Hogsmeade!

Hanging out in Hogsmeade!

Di depan wand store alias tempat jual tongkat sihir. Sama seperti saat nonton filmnya, langsung deh pingin jadi wizard! Hihi.

Di depan wand store alias tempat jual tongkat sihir. Sama seperti saat nonton filmnya, tiap liat tongkat ini,  langsung deh pingin jadi wizard! Hihi.

Masih ingat adegan ini?

Masih ingat adegan ini?

And finally, welcome to Hogwarts!

And finally, welcome to Hogwarts!

Oh ya, pas saya di sana kebetulan Universal Studios Japan lagi merayakan anniversary-nya yang ke-15, jadi ada parade gitu. Seru deh, kita bisa ikutan crew-nya dancing on the street.

Universal Studios Japan's 15th Anniversary celebration!

Universal Studios Japan’s 15th Anniversary celebration!

Well, karena sisa dari ride-nya saya sudah pernah naik di Universal Studios Singapore, kami masih ada waktu untuk jalan-jalan di Osaka lagi. Di sana, kami nggak sengaja nemu pasar dan langsung makan seafood di situ, lalu lanjut duduk-duduk di Dontonburi sambil menikmati ramenya area tersebut. Nah, karena besok flight kami lumayan pagi (jam 10), kami pun lalu pulang untuk packing dan siap-siap tidur.

Dontonburi at night

Dontonburi at night

Menikmati street food. Our last night in Osaka.

Menikmati street food. Our last night in Osaka.

Kami pulang dengan rute Osaka – Denpasar – Jakarta. Seru banget perjalanan ini karena santai, puas makan enak dan koleksi foto saya banyaaak banget.

I’m gonna miss you, Osaka!

I’m gonna miss you, Osaka!

Leave a Reply