Gel Nail Polish, A Woman’s New Addiction

no Comment

Ada satu pengalaman lucu ketika tahun lalu saya melakukan perjalanan ke London. Cabin crew di pesawat saling bergantian mendatangi saya untuk bilang..

“Your nails are very beautiful!”

Hahaha.

This is what they looked like.

gel nail polish 2

Yang istimewa dari nail polish alias kuteks ini selain dari aplikasi dan kreasinya yang cantik, adalah karena ia terbuat dari gel. Sebagai perempuan, kita tau kan sebalnya kuku rusak. Biasanya bila kuteks tergores sedikit aja, kita jadi kepikiran dan ini bisa bikin mood drop. Sounds familiar? :)

Nah gel nail polish ini adalah solusi buat kita yang mau pakai kuteks yang tahan lama, biasanya saat liburan atau ada acara penting, di mana kuku kita harus cantik tanpa cela. Nggak ada lagi deh yang namanya takut kuteks rusak karena buka dompet atau kena resleting baju, misalnya.

 

Kelihatan kan kalau ini solid dan 'tahan banting'?

Kelihatan kan kalau ini solid dan ‘tahan banting’?

Berbagai warna solid gel nail polish

Berbagai warna solid gel nail polish

Jaminan tahan rusak memang menjadi alasan mengapa gel nail polish ini segera diminati banyak perempuan. Kalaupun look-nya berubah, biasanya adalah karena sesuatu yang alami yaitu kuku baru yang tumbuh, maka lama-kelamaan kuku putih tanpa warna pun terlihat. Selain itu, meski biasanya tidak terjadi segera, namun lama-lama lemnya bisa rusak.

Harga pemakaian gel nail polish ini biasanya sekitar Rp500.000-Rp600.000 untuk kaki dan tangan. Kalau tambah aplikasi, bisa jadi lebih mahal.

Voila, pretty nails are done!

Voila, pretty nails are done!

 

Yang perlu diperhatikan, saya sih tidak menyarankan memakai gel nail polish ini terus-terusan karena bisa membuat kuku kita tipis. Akibatnya biasanya akan terasa saat kita mengeringkan kuteks di alat pemanas: kuku akan terasa ngilu. Maka harus ada break. Gel nail polish ini bisa bertahan selama 1 bulan. Nah 1 bulan berikutnya, lebih baik kuku kita dibiarkan natural tanpanya.

Tips lain pemakaian gel nail polish ini adalah bila ia mengeletek, jangan iseng teruskan mengulitinya. Lebih baik pergi ke salon tempat kita membuatnya untuk dibersihkan, karena kita nggak bisa melakukannya sendiri.

Percaya deh, dengan gel nail polish, kita bisa bebas mengaduk-aduk isi tas tanpa rasa kuatir! 😀

Sedikit kilas balik, awalnya saya kenal dengan gel nail polish ini adalah sekitar 2 tahun yang lalu– dan awalnya bukan tau dari salon langganan, melainkan service-nya saya dapatkan dari seorang nail artist perempuan yang melakukannya secara independen.

Ia keliling dari rumah ke rumah atau kantor ke kantor untuk menemui customer-nya. Kerjanya Senin sampai Jumat, per hari melayani 5-6 orang dengan biaya 1.1 juta rupiah per customer untuk kaki dan tangan. I think it’s a smart business idea!

Ini membuat saya berpikir bahwa sebenarnya kita bisa menjual skill kita, apa saja loh asal jangan gengsi pastinya.

Definitely something worth to think about, don’t you think ? :)

 

Langkah-langkahnya:

  1. Pertama kuku kita dibersihkan
  2. Kuku di-sanding atau dikasarkan sedikit
  3. Kuku dipakaikan base coat
  4. Kuku dimasukkan ke UV lamp untuk dikeringkan
  5. Aplikasi gel nail polish (pertama)
  6. Lalu kuku kembali dimasukkan ke UV lamp
  7. Aplikasi gel nail polish lagi (kedua)
  8. Aplikasi top coat
  9. Selesai!

Leave a Reply