Yuk Selamatkan Bumi, Mulai Dengan Berpartisipasi Dalam Earth Hour Tahun Ini

no Comment

Akhir tahun lalu, tepatnya sekitar bulan November, dunia kembali dibuat ternganga oleh satu lagi film dokumentar tentang bumi dan lingkungan yang nunjukin banyak fakta tentang seberapa rusaknya bumi ini akibat perilaku manusia. Kita nggak sadar kalau mentalitas “take” tanpa pernah “give” yang kita punya nggak hanya akan membuat berbagai sumber daya alam habis, tapi juga hancur. Sepertinya kita lupa kalau sejauh ini, tempat tinggal manusia ya hanya di bumi ini, maka kalau nggak kita jaga, nggak kebayang deh anak-cucu kita nanti akan tinggal di mana.

Kembali ke film dokumenter, film yang dimaksud adalah ‘Before the Flood’, yang salah satu produsernya adalah Leonardo DiCaprio. Seperti ‘An Inconvenient Truth’ yang digarap oleh Al Gore 10 tahun yang lalu, film ini juga mengungkap kebenaran soal perubahan iklim. Before the Flood yang dipersembahkan oleh National Geographic ini menampilkan Leonardo DiCaprio sebagai UN Messenger of Peace, keliling ke lima benua dan kutub Utara untuk melihat efek dari perubahan iklim secara langsung.

BTF copy

Apa aja sih dampak dari perubahan iklim yang sudah terjadi dan dialami oleh penduduk bumi?

Macam-macam. Mulai dari banjir, badai, suhu yang lebih panas dari sebelumnya, kekeringan, sampai kebakaran hutan.

Apa penyebabnya? Pada dasarnya berbagai hal yang kita lakukan sehari-hari yang membutuhkan energi, seperti AC (ini kontributor terbesar), kulkas, lampu dan berbagai alat elektronik lainnya. Selain itu, bensin buat mobil kita juga dong pastinya.

Trus, gimana solusinya? Nggak mungkin kan kita nggak berangkat ke kantor karena nggak bisa pakai mobil? Di Indonesia susah juga kalau nggak nyalain AC atau kipas angin, gerah pastinya, namanya juga negara tropis.

Sebenarnya yang harus kita lakukan adalah me-manage konsumsi energi kita, dalam artian: Pakai seperlunya aja. Misalnya:

– Pastikan suhu AC di 24-25 derajat Celcius. Selain hemat energi, konon ini suhu yang paling tepat untuk kulit yang sehat. Dampak lain AC yang terlalu dingin adalah berkurangnya konsentrasi kerja atau belajar (untuk anak) karena otak kita jadi terpecah konsentrasinya. Selain harus mikir, dia juga jadi harus sibuk menghangatkan badan.

– Jangan buka-tutup kulkas kalau nggak perlu (bagus juga kan buat diet? hihihi)

– Cabut colokan listrik kalau sudah tidak dipakai karena kalau nggak, akan masih makan energi juga.

– Manfaatkan cahaya alami dan minimalisir penggunaan lampu. Kalau bisa buka jendela dan biarkan sinar matahari masuk, kenapa harus nyalakan lampu? Selain itu, cahaya alami lebih bagus juga buat kesehatan mata kita.

Nah, bicara soal lampu, jangan lupa kalau di akhir Maret setiap tahunnya, berbagai negara di dunia mengajak penduduknya untuk berpartisipasi dalam Earth Hour. Lebih lengkapnya, ngobrol yuk sama Galih Prasongko, Koordinator Earth Hour Indonesia.

Hai Galih. Boleh nggak diingetin lagi, apa sih Earth Hour itu?

Earth Hour adalah kampanye inisiasi publik yang menyatukan masyarakat dari seluruh dunia untuk merayakan komitmen gaya hidup hemat energi dengan cara mematikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam. Di tahun ke-9 di Indonesia, Earth Hour 2017 akan diselenggarakan pada tanggal 25 Maret jam 20:30 – 21:30 waktu setempat.

wallpaper4

Apa tujuan dari Earth Hour?

Tujuannya adalah untuk mendorong individu, komunitas, praktisi bisnis dan pemerintahan yang saling berhubungan untuk menjadi bagian dari perubahan untuk dunia yang berkelanjutan. Dimulai dengan langkah awal semudah mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak terpakai sebagai komitmen hemat energi untuk bumi, dan juga merupakan momentum menampilan kepada dunia perilaku hemat energi yang sudah dilakukan.

#IniAksiku, salah satu tema yang pernah digaungkan Earth Hour Indonesia.

#IniAksiku, salah satu tema yang pernah digaungkan Earth Hour Indonesia.

Earth Hour dan perubahan iklim, apa hubungannya?

Perubahan iklim adalah ancaman kehidupan di bumi akibat pemanasan global. Salah satu cara menunda pemanasan ini dan krisis lingkungan lainnya yaitu dengan mengajak setiap individu untuk mengubah gaya hidup – dan yang orang perlu tau, menghemat energi itu mudah untuk dilakukan dan benar-benar bisa menghemat secara keuangan.

Kenapa fokus di lampu dan alat elektronik?

Karena kita bisa dengan mudah menyalakan atau mematikan lampu dan alat elektronik dengan satu jari. Kampanye ini sengaja dibuat agar setiap individu dari berbagai usia dan status sosial-ekonomi bisa berpartisipasi.

Apa yang terjadi bila kita mematikan lampu dan alat elektronik tak terpakai selama 1 jam?

Bila Earth Hour dilakukan oleh 10% saja warga Jakarta misalnya, berikut ilustrasinya: 

– Setara dengan listrik untuk menyalakan 900 desa

– Mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta

– Mengurangi emisi kurang lebih 267 ton CO2

– Setara dengan daya serap emisi dari 267 pohon berusia 20 tahun (keren ya!)

– Setara dengan ketersediaan O2 untuk sekitar 534 orang

Apa indikator kesuksesan Earth Hour?

Karena tujuannya adalah mengajak publik melakukan perubahan gaya hidup, Earth Hour dianggap berhasil bila bisa dilakukan semua orang, kapan saja, di mana saja, sesering mungkin, tanpa menunggu orang lain atau momen tertentu. Jadi fokusnya adalah di partisipasi dan inisiasi aksi nyata. Melalui gerakan #sejutaaksi, program konservasi di 3 area laut, hutan dan wildlife yang dilakukan oleh komunitas Earth Hour, sampai saat ini sudah ada 35 kota dan 288 ikon dari seluruh Indonesia yang akan melakukan switch off.

Menanam pohon juga salah satu cara untuk menyelamatkan bumi

Menanam pohon juga salah satu cara untuk menyelamatkan bumi

Apa yang membedakan Earth Hour tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya?

Seperti yang sudah saya sebutkan secara sekilas sebelumnya, tahun ini Earth Hour di Indonesia mengajak satu juta individu bergabung dalam gerakan #sejutaaksi, yaitu sebuah gerakan nasional yang dimulai pada HPSN (Hari Peduli Sampah Nasional) pada 21 Februari lalu untuk mengajak semua individu membuat dan mendonasikan 1 juta kaos bekas sebagai reuseable bag dalam upaya mengurangi konsumsi kantong plastik.

Selain mematikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak dipakai pada hari Sabtu, 25 Maret besok jam 20:30 – 21:30, apa lagi yang bisa dilakukan untuk berpartisipasi?

Beberapa yang bisa dilakukan di antaranya:

1. Donasikan akun media sosialmu untuk membantu kami menyebarkan pesan-pesan terkait aksi lingkungan di changeclimatechange.org

2. Ajak sahabat dan keluarga untuk berpartisipasi mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam pada hari Sabtu besok jam 20:30 – 21:30.

Komunitas Earth Hour Indonesia, anak-anak muda yang ingin menjadi bagian dari perubahan.

Komunitas Earth Hour Indonesia, anak-anak muda yang ingin menjadi bagian dari perubahan.

Terima kasih, Galih. Yuk, ubah gaya hidup kita, mulai dari ikutan Earth Hour!

Leave a Reply