#BaladaEntrepreneur: “How to Start Your Business – Part 2: Dream Big, Start Small”

no Comment

 

Pilih apa yang kamu SUKA dan MAHIR dan MULAI SEGERA :)

Pilih apa yang kamu SUKA dan MAHIR dan MULAI SEGERA :)

 

Setelah di #BaladaEntrepreneur Part 1: Menentukan Ide Bisnis kita buka dengan “Mulailah dengan apa yang kamu suka dan kamu mahir”, tulisan ini adalah kelanjutannya.

Sebelumnya kita sepakat bahwa kalau tujuan punya bisnis adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, saya bilangin aja: capek. Beneran deh, bisnis itu memerlukan usaha yang luar biasa. Jadi kalau tujuannya hanya ingin cari uang, mendingan kerja buat orang lain aja. Lebih aman dan pasti.

Kalau kita sudah mantap mau memulai bisnis — dan tau apa yang kita suka dan mahir, attitude dan action yang harus kita punya adalah Dream Big, Start Small.

Dream Big rasanya nggak perlu dijelaskan panjang lebar. Intinya milikilah mimpi dan cita-cita/visi terbesar untuk bisnis yang kita jalankan. The sky is the limit!

Sedangkan Start Small, bagaimana aplikasinya?

Pendeknya, Start Small itu adalah MULAI AJA. Iya, mulai aja bisnisnya, tanpa banyak alasan. Nggak usah dulu mikirin uang modal yang banyak, tempat yang besar, belum punya karyawan, dan beribu alasan lainnya.

Contohnya, kita suka bikin kue. First step-nya ya bikin kuenya. Kalau mau bikin cupcake, mulai dengan apa yang kita punya. Pakai oven yang sudah ada. Nggak usah bikin alasan belum punya kotak untuk packaging, belum tentu pesanan ada yang mengantar, dll. Lalu post di social media. Kalau ada yang suka, jual. Lalu perhatikan apa yang kita rasa dan alami saat menjual 1, 2 atau 3 loyang. Suka nggak jualan? Enak nggak cupcake kita menurut orang lain sampai dia mau beli? Coba dulu. Nggak perlu dulu mikirin toko tempat men-display kue yang proper. Bikin aja dulu di dapur, kan nggak perlu modal tambahan.

Buat yang mau jualan baju, bisa mulai dari ikut bazaar, jadi kita ketemu orang dan tau taste mereka seperti apa. Tau harga – dan setelah menjalankan beberapa percobaan, kita tau mana cara yang berhasil dan mana yang nggak. Atau bisa mulai dari jualan online dulu. Seperti yang kita tau, jualan online itu harus sabar karena orang banyak banget nanya tapi belum tentu beli (atau mungkin smart shopper adalah salah satu pelakunya? :D) which is good karena ini artinya curiosity orang besar. Tapi lalu tanya sama diri sendiri, sanggup nggak menjalani ini? Mau nggak?

Buat yang bisnisnya membutuhkan kantor, bisa mulai dari sewa ruangan yang kita mampu dulu. Nggak perlu gengsi. Kalo gak punya uang sewa kantor ya ngantor di rumah dulu, di coffee shop atau di working space.

Dan yang paling penting adalah ACT NOW –

— karena seperti yang kita tau, setiap hari ada bagitu banyak entrepreneur baru. Ada yang buka toko setiap hari. Jangan sampai kita berhenti di “pingin bikin ini, pingin bikin itu” tapi adanya di kepala doang. Jangan sampai kita bilang “Wah si A sekarang jualan baju, itu kan ide gue dulu”. Basi.

Makanya, yuk! Beli tepung dan telur buat yang suka dan jago bikin kue. Mulai menggambar buat yang mau jual baju desain sendiri.

Nunggu apa lagi??

Leave a Reply