Wynda Mardio: “Berbisnis Makanan Jangan Pernah Kompromi Rasa”

no Comment

Di edisi ini saya mau memperkenalkan seorang teman yang berhasil membuat saya suka cupcake :) Semoga kamu yang lagi kepengen bikin usaha makanan bisa dapat inspirasi dari cerita Wynda ini ya.

IMG_4982

Menunjukkan rasa cinta untuk orang tersayang sekarang gampang! Cukup klik www.hellocupcakescompany.com dan kirim cupcake secara online. Penerima bingkisan pasti merasa senang dengan perhatian yang diberikan dan puas dengan rasa dessert yang dilahapnya.

Setelah sukses dengan Steak Hotel by Holycow! yang kini telah hadir di Jakarta, Bandung dan Surabaya, Wynda Mardio yang akrab dipanggil Wynda, kembali memulai bisnis makanan bersama rekannya, Medina Aprilia. Kali ini mereka membuat Cupcakes Company, bisnis membuat cupcake yang rasa enaknya makin populer di kalangan masyarakat.

The friendship of this longtime best friends have given birth to their scrumptious cupcakes recipe

The friendship of this longtime best friends have given birth to their scrumptious cupcakes recipe

Cupcakes Company didirikan pada Juni 2011 saat cupcake sudah mulai dikenal orang, namun belum menjadi trend di Indonesia. Usaha ini dimulai ketika Medina iseng-iseng baking dan saat dicoba ternyata enak. Tidak terlalu manis seperti cupcake kebanyakan.

Tiga tahun kemudian, cupcake makin digemari masyarakat. Toko yang menjual cupcake pun makin banyak. Menurut Wynda, makin banyaknya kompetisi harus dilihat secara positif. “Kita harus lebih kreatif dan tetap sharp untuk menghasilkan ide-ide baru. Misalnya saja sekarang kami sudah punya lebih dari 30 rasa cupcake. Kami juga punya cupcake low calorie, sampai cupcake gluten free. Ini dibuat dengan membaca keinginan dan kebutuhan pasar”.

Beragamnya rasa yang dimiliki oleh Cupcakes Company adalah salah satu hal yang membuatnya berbeda dari brand cupcake lainnya

Beragamnya rasa yang dimiliki oleh Cupcakes Company adalah salah satu hal yang membuatnya berbeda dari brand cupcake lainnya

Lalu apa lagi yang membedakan Cupcakes Company dengan cupcake lainnya? Sesuai dengan tagline-nya “Fresh, moist, scrumptious, crafted ingredients”, sejak awal sampai saat ini Wynda dan Medina tidak pernah mengakali bahan-bahan yang dipakai. Walaupun harga bahan baku terus naik dan mereka sadar tidak bisa terus-terusan menaikkan harga jual, namun mereka tidak pernah kompromi untuk menggunakan bahan yang lebih murah atau yang berkualitas lebih rendah. “Menurut kami, yang namanya cupcake dan dessert itu harus super enak. Kalau nggak, why even bother put the calories into your body?” Setuju. :)

Tapi tidak seperti namanya, Cupcakes Company tidak hanya menjual cupcake. Wynda dan Medina juga membuat dessert lain, yang disebutnya sebagai Dessrts, yang terdiri dari cake, pannacotta, churros, pie dan choux. Khusus untuk Natal tahun ini, mereka juga meluncurkan scone, meringue dan macaron.

Churros Cupcakes Company yang kenikmatannya dipuji banyak orang

Churros Cupcakes Company yang kenikmatannya dipuji banyak orang

Mengenai pemasaran, setelah 3 tahun hanya menjual produk secara online, di pertengahan tahun ini Cupcakes Company membuka toko di Jl. Cisanggiri II, Jakarta. Apa yang mendasari keputusan ini? “Pertimbangannya adalah permintaan dari customer yang ingin dimudahkan dengan membeli langsung. Selain itu, kami juga merasa kalau sudah waktunya punya store yang bisa dijadikan tempat untuk menunjukkan bahwa bisnis ini sudah established”. Selain itu, mereka juga memiliki mini outlet di di Plaza Senayan (Basement level, Food Hall area) dan Mal Kelapa Gading 3 (Ground level, Food Hall area).

Namun kesuksesan Cupcakes Company berjualan secara online dan membuka toko tidak dapat diartikan sebagai bisnis ini bebas dari tantangan. Menurut Wynda, tantangan terbesar yang dihadapinya adalah bagaimana menjaga konsistensi kualitas dan rasa. “Jangan sampai karena ingin menaikkan margin keuntungan, lalu jadi mengakali bahan-bahan sehingga rasa pun berubah”, tuturnya.

Saat ini, Cupcakes Company telah meraih sukses dengan membuat lebih dari 50.000 cupcake setiap bulannya. Untuk teman-teman yang ingin memulai bisnis makanan, menurut Wynda kuncinya yang utama adalah rasa. “Jangan pernah berkompromi untuk hal yang satu ini”. Selain itu, seperti bisnis lainnya, kreatif menghadapi persaingan juga sangat penting karena persaingan bukan merupakan hal yang dapat dihindari. “Begitu brand kita besar, kompetisi akan semakin banyak, maka berusahalah adaptif terhadap perubahan dan keinginan pasar. Jangan lupa untuk juga rajin melihat berbagai referensi untuk memunculkan ide-ide baru”, tutupnya.

Leave a Reply