Coffee and Chocolate in Melbourne

no Comment
Enjoying coffee in Melbourne

Enjoying coffee in Melbourne

Contributor: Amalla Vesta (theswankytraveler.com)

 

Seberapa sering smart shopper minum kopi? Hanya sekali di pagi hari untuk bantu bangunkan diri, pesan kopi setiap 2 jam sama OB kantor, hanya di weekend saat hang out dengan sahabat atau hampir nggak pernah sama sekali?

Saya dulu adalah pecandu kopi. Penyebabnya adalah penyebab paling umum yang paling sering dijadikan excuse seseorang yang bekerja: saya seorang workaholic. Kerja dari pagi sampai malam. Untuk tetap terjaga dan agar otak tetap cespleng, kopi adalah sahabat saya sehari-hari.

But then you change as you grow older :) Saya lalu berhenti.

Setelah sembilan tahun berhenti ngopi, belakangan ini saya mulai minum kopi lagi! Tenang, kali ini bukan adiksi kok. Kebetulan saya baru pindah rumah ke area di Jakarta Selatan dengan banyak coffee shop lucu, jadi saya mulai coba-coba lah minum kopi lagi. Namun berbeda dari sebelumnya, kali ini saya hanya akan ngopi kalau kopinya enak. Itu pun 1 mug cukup.

Meski sudah bukan pecandu, salah satu kegiatan yang sangat saya nikmati ketika saya jalan-jalan atau traveling adalah mendatangi berbagai coffee shop. Kegiatan ini terakhir kali saya lakukan bulan lalu, ketika saya liburan ke Melbourne, Australia. Saya pergi dengan beberapa teman, salah satunya Amalla Vesta (@swankytraveler).

Seperti juga saya, ini bukan kali pertama Vesta mengunjungi Melbourne. Bahkan ia sudah mengunjungi berbagai coffee shop di kota ini dan menuliskannya dalam jurnalnya (www.swankytraveler.com). Apa saja tempat ngopi dan minum coklat yang wajib dijadikan tempat hang out saat di Melbourne? Simak di tulisan Vesta ini. Selamat membaca (dan mencatat)!

Leave a Reply