Mudahnya Mengurus Visa Australia

no Comment

inside photo

Yeaaay! Akhirnya saya bisa balik lagi ke Melbourne. Setelah terakhir kali ke sana tiga tahun yang lalu untuk nonton konser Justin Timberlake, minggu lalu saya datang khusus untuk nonton konser Adele. Cerita konsernya dipisah ya (sambel kali ūüėÄ ) dan bisa dibaca di sini.

Sekarang, saya akan cerita soal pengalaman mengurus Visa Australia untuk yang tinggal di Jakarta, yang bisa diurus sendiri dan pastinya lebih murah daripada pakai calo (jangan ya).

Yang harus disiapkan:

–¬†Tiket pesawat

–¬†Paspor yang masih valid untuk minimal 6 bulan

–¬†Akomodasi selama di sana

–¬†Data rekening bank 3 bulan terakhir

–¬†Pas photo yang baru 1 buah

–¬†Formulir yang sudah diisi, bisa diakses di sini

–¬†Fotokopi semua halaman Paspor yang ada tulisan dan capnya

–¬†Kartu Keluarga

–¬†Akte Kelahiran

–¬†Uang sekitar Rp 1,6 juta

Kalau sudah lengkap semua, datang aja ke kantor VFS yang ada di Mall Kuningan City, lantai 2. Ambil nomor, antri, kasih semua dokumen, bayar dan udah deh. Haha, asli begitu doang.

Photo: curiositiescabi.net

Photo: curiositiescabi.net

Oh ya, kalau kamu ke Australia untuk nonton konser atau ada tujuan lain, dokumen pendukung seperti tiket konser bisa juga dilampirkan. Yang asik, selama mengurus Visa Australia, paspor kita nggak ditahan, jadi kalau masih ada urusan ke luar negri lainnya, masih bisa.

Lalu Visa kita akan jadi setelah berapa lama? Menurut website mereka sih kurang lebih 14 hari, tapi sepertinya rata-rata Visa sudah selesai kurang dari seminggu. Kalau Visa disetujui, kamu akan dapat email dari VFS-nya. Visanya sendiri juga dikirimkan lewat email dan nggak perlu di-print karena sewaktu kamu sampai di sana, Visa tersebut sudah otomatis tercatat oleh imigrasi Australia. Canggih, ya?

Selamat mencoba!

Leave a Reply