Cinta Kecantikan Indonesia

no Comment

IMG_1058

Kita seringkali mengaku bangga memiliki kecantikan khas negeri ini. “Saya bangga jadi perempuan Indonesia” adalah kalimat yang sering saya dengar di wawancara di TV atau saya baca di timeline Twitter, apalagi menjelang Hari Kartini atau menjelang 17 Agustus.

Tapi mari bicara jujur dari hati: Apa benar kita bangga dengan kecantikan ala Indonesia yang kita miliki?

Kalau jawabannya “Benar, bangga kok”, coba ingat-ingat, ada berapa produk kecantikan dengan label bertuliskan whitening di rumah? :)

Bahwa kebanyakan perempuan Indonesia takut hitam dan ingin lebih putih adalah fakta yang tidak bisa dipungkiri. Mau menyalahkan TV yang rajin jualan produk-produk ini? Boleh. Tapi ini berarti mengakui bahwa kita merawat kecantikan karena hasil promosi dan bukan melalui pemikiran tentang jati diri?

Kesimpulan yang sama bisa saya tarik dari pekerjaan saya yang sebelumnya, sebelum saya nekat dan memberanikan diri membuka fashion online shop. Tahun 2004 sampai 2012, saya bekerja sebagai Corporate Director Sales and Marketing di sebuah waterpark di Bali dan Jakarta. Karena harus ‘jualan’, saya perlu tau siapa saja pesaing tempat ini. Waterpark lain? Tempat hiburan keluarga lainnya? Tapi setelah mengamati sekian lama, saya baru ngeh siapa competitor saya yang sebenarnya (paling tidak untuk para pengunjung perempuan):

MATAHARI

Bukan department store tentunya. Ini matahari beneran yang konon menurut kepercayaan orang Asia, patut dihindari. Kalau bisa jalan kaki diubah jadi jalan cepat deh agar terhindar dari sinarnya.

Soal perempuan Indonesia dan keinginannya yang extra kuat untuk jadi lebih putih ini sempat menganggu pikiran saya. Lalu saya memikirkan cara untuk ‘mendobrak’ hal ini dengan melakukan sesuatu yang real. Apakah itu?

Saya selalu menampilkan model orang Indonesia di BelowCepek.com

Kenapa? Pertama, saya ingin mengedukasi dan meyakinkan perempuan Indonesia bahwa beneran deh, warna kulit apapun cantik! Jangan mau didikte dengan TV dan majalah yang bilang bahwa hanya ada 2 jenis warna kulit aja yang cantik: putih dan kuning langsat. Sawo matang is so beautiful, you know? Kedua, adanya keragaman warna kulit para model di BelowCepek.com membuat kami lebih dekat ke konsumen. Kan nggak semua orang kulitnya putih atau kuning langsat. Bahkan beberapa model kami plus-sized. Intinya bagi saya cantik itu bersih dan sehat.

Untuk membuktikan bahwa warna kulit tidak seharusnya menentukan kecantikan, di BelowCepek.com kami berani bermain warna dan mengenakannya kepada model dengan berbagai warna kulit. Kami ingin memperlihatkan bahwa si sawo matang terlihat cantik kok pakai oranye.

Siapa bilang si sawo matang tidak cocok pakai oranye?

Siapa bilang si sawo matang tidak cocok pakai oranye?

Jadi kalau di masa mendatang kita menemukan diri sendiri bilang, “Saya paling nggak cocok pakai baju hijau”, coba ingat-ingat lagi, itu benar pendapat kita atau pendapat media massa? :)

Leave a Reply