“Bukan Kerjaan Gue”

no Comment

job

Familiar dengan kalimat ini? Hehehe.

Buat yang langsung mesem-mesem, pasti pernah mengalami hal ini. Nggak di kantor, di rumah atau dalam sebuah organisasi.

“Kenapa musti gue sih yang ngerjain? Itu kan bukan bagian gue.”

“Ntar juga si anu yang ngerjain.”

Ujung-ujungnya, “Gue pikir si anu yang udah ngerjain.”

Atau bahkan, “Ini kerjaan siapa sih sebenarnya?”

Saya mau cerita sedikit tentang perjalanan karir saya untuk ilustrasi. Saya mulai kerja tahun 1997 (ehem, iya udah lama banget), awalnya sebagai staff pastry di kitchen Hotel Sahid Jaya, lalu saya memberanikan diri untuk minta dipindahkan ke Department Sales.

Nah di bagian Sales, saya mulai dari bawah yaitu bekerja sebagai trainee yang kerjanya cuma angkat telepon, kirim fax dan ya disuruh-suruh antar ini-itu ke departemen lain – sampai suatu saat sekretaris Sales-nya kesulitan untuk membuat tabel perbandingan hotel-hotel bintang 5 di Jakarta. Karena tau cara menggunakan Lotus 123 (ok buat yang nggak tau Lotus mahluk apa, itu adalah cikal bakal dari Excel, yang kalau mau bikin garis aja pake rumus, hahaha), saya menawarkan diri untuk membantu membuatkan walaupun itu bukan pekerjaan saya.

Singkat cerita akhirnya Director of Sales & Marketing, Mr. Hiro Ohno, tau bahwa selama ini saya yang membuat tabel perbandingan itu. Suatu hari, saya diminta untuk membantu beliau membuat budget hotel, yang pastinya membuat saya setiap hari pulang malam. Apakah saya dapat uang lembur? Tentu tidak, tapi saya dapat ilmu yang saya tidak dapat di bangku kuliah. Bayangkan saja, saya bisa belajar membuat budget hotel bintang 5 dengan 766 kamar dan 27 ruang meeting! Akhirnya dari trainee, saya langsung diangkat menjadi karyawan tetap dan ilmu itulah yang mengantarkan saya sampai bisa menjabat sebagai Director of Sales hotel bintang 4 (Holiday Inn Balihai di Bali) pada umur 25 tahun.

That’s not my job, kalimat yang simple tapi bisa berpengaruh sangat besar pada kesuksesan seseorang. Kalimat itu juga yang bisa menghalangi kita dari kesempatan untuk menjadi yang terbaik di antara yang lain.

Go the extra mile. Sudah nggak jamannya lagi jadi yang biasa-biasa aja. You can be the superhero who saves the day. Be the influencer to your surrounding. Jadilah orang yang bisa diandalkan karena itu yang akan membedakan kita dengan yang lain.

Leave a Reply