Blush vs Contour, Mana Yang Tepat Untukmu?

one Comment
Get ready for some fun beauty tips from this lovely beauty enthusiast!

Get ready for some fun beauty tips from this lovely beauty enthusiast!

Karena terlalu sibuk dengan usaha memperlihatkan tulang pipi, belakangan kita terlalu asik membentuk kontur wajah alias contouring, sehingga pipi luput dari perhatian. Blush yang sempat jadi beauty item yang penting sudah lama kita tinggalkan. Padahal yang namanya blush nggak mesti berarti berwarna pink seperti pipi boneka, loh. Format blush juga sekarang bermacam-macam. Kalau dulu kita biasa pakai yang berupa powder, sekarang banyak yang berupa cream atau stick, jadi lebih ringkes dibawa ke mana-mana.

Trus kalau dua-duanya juga berfungsi di area pipi, apa dong bedanya? Apa kita harus memilih salah satunya?

Biar jelas, ReeSays ngobrol dengan Ucita Pohan, seorang penyiar radio yang juga dikenal sebagai fashion & beauty enthusiast.

Cit, apa sih bedanya blush sama contour?

Blush memberikan kesan blushy (pink/coral) di bagian apple of cheek, sedangkan contouring adalah metode yang terdiri dari shading dan highlighting, yang gunanya untuk membuat efek bayangan pada bagian yang ingin “disembunyikan” dan memberi efek glowing pada bagian yang ingin lebih ditonjolkan.

Lalu, apa beda efek yang ditimbulkan keduanya di wajah? 

Blush membuat wajah jadi lebih cerah dan nggak pucat (merona), sedangkan contour membuat wajah lebih terlihat lekuk-lekuknya (sesuai dengan namanya) dan tidak terkesan flat.

Berhubung pembaca ReeSays sehari-harinya cukup sibuk, jangan sampai salah makeup, ya kan? Maka blush vs contour – masing-masing cocok untuk dipakai di kegiatan seperti apa?

Blush cocok untuk hampir semua kegiatan, indoor maupun outdoor, karena hasil pipi merona natural cocok untuk segala jenis momen, sedangkan contour paling cocok untuk kegiatan indoor, untuk acara yang lebih formal atau rapi dan sangat berguna saat kita berfoto dengan efek lighting system (bukan cahaya alami atau daylight).

Apa yang perlu diperhatikan saat pakai blush?

1. Temukan warna yang tepat sesuai undertone kulit wajah

2. Untuk fair skin bisa pakai warna light pink/peach, medium skin cocok pakai deep pink/coral dan darker skin bagus pakai warna deep fuchsia/rose.

3. Saat mengaplikasikan blush pada apple of cheek, biasakan sambil tersenyum. Jangan gunakan sambil meniruskan pipi.

Buat yang ingin mencoba contour, apa dos and don’ts-nya?

1. Aplikasikan perlahan sedikit demi sedikit untuk mencegah shading terlalu gelap

2. Untuk shading pipi, lakukan dari arah tengah telinga ke cuping hidung (bukan ke sudut bibir)

3. Untuk shading tulang hidung, lakukan dari arah bawah cuping hidung ke pangkal alis, bukan sebaliknya

4. Yang terpenting adalah setelah selesai mengaplikasikan contour, ratakan semuanya dengan blending brush.

Sebagai beauty enthusiast, Ucita tentu pernah mencoba berbagai merek blush dan contour. What’s your personal favorite?

Untuk blush saya suka Naked Flushed dari Urban Decay dan Benetint dari Benefit Cosmetics, sedangkan untuk contouring, saya suka Sleek Contour Kit.

 

Gimana, sudah kebayang kan kapan pakai blush dan kapan bikin contour, sekaligus cara pemakaiannya agar wajah nggak blang-bentong? :)

Selamat mencoba!

“A touch of color will make your skin look alive and pretty” – Bobbi Brown on blush

“A touch of color will make your skin look alive and pretty” – Bobbi Brown on blush

 

Comments

  1. Kaleidoskop 2015: 10 Tren Kecantikan Tahun Ini | ReeSays
    Kaleidoskop 2015: 10 Tren Kecantikan Tahun Ini | ReeSays | Posted on December 17, 2015 at 1:47 am

    […] Dalam bermakeup, tentunya kita ingin kan lebih memperlihatkan bagian wajah yang kita banggakan? Nah, di sini contour dibutuhkan karena bisa membuat lekuk-lekuk wajah lebih terlihat, sehingga tidak terkesan flat. […]

Leave a Reply