Billy Boen: “Why Young Entrepreneurs Fail”

no Comment

Topik ini pas banget nih diulas dalam rangka Entrepreneur’s Day tanggal 15 November besok. Beberapa waktu di acara IDEA FEST, salah satu sahabat saya, Billy Boen, mengisi dengan menjadi salah satu pembicara dan membawakan sesi dengan judul yang sangat nyolek: Why Young Entrepreneurs Fail.

billy

Saya memulai dunia pengusaha ini (alias literally penuh dengan usaha) di umur 35 dan sebelumnya bekerja sebagai karyawan selama 16 tahun, artinya saya punya pondasi yang lumayan soal managemen suatu perusahaan. Nah, lalu bagaimana dong kalau yang baru lulus kuliah langsung memutuskan menjadi entrepreneur? Apakah itu salah? Nggak, sih. Sah-sah aja. Tapi seperti yang kita ketahui, banyak banget hal-hal di dunia nyata yang nggak kita pelajari di bangku kuliah.

I'm so proud to call him my friend . We share the same values.

I’m so proud to call him my friend . We share the same values.

Menurut Billy, ada hal-hal yang membuat para pengusaha muda ini gagal, di antaranya adalah mereka memulai usaha karena rasa ingin jadi bos dan ingin cepat sukses. Padahal, mereka belum punya banyak pengalaman dan untuk jadi entrepreneur sukses, punya ide dan modal aja nggak cukup. Ada hal-hal lain yang harus diperhatikan, seperti:

Entrepreneur harus punya pondasi yang kuat yaitu Passion, Purpose and Attitude

– Apakah usaha ini sesuai dengan passion kamu? Kalau nggak sesuai, biasanya sewaktu ada masalah fighting spirit-nya kurang ngotot karena memang nggak suka-suka banget.

steve-jobs

– Apa tujuan membuat usaha ini? Jangan-jangan alasannya karena sekarang lagi tren aja?

– Soal attitude, tadinya sebagai mahasiswa masih ada yang ngingetin berbagai hal, ada jadwal, ada mentor dan lain-lain, lalu tiba-tiba itu semua hilang. Nggak ada dosen yang kasih PR. Jadi santai deh karena kantor punya sendiri.

Harus bangun kredibilitas dan ini nggak bisa instan

Jaman sekarang mau makan di restoran atau nginep di hotel aja kita baca review dulu, apalagi dalam berbisnis. Kredibilitas harus dibangun dari awal dan secara terus-menerus, dan yang kasih nilai tentang kredibilitas kita adalah orang lain, para klien, para supplier, para rekan kantor dan sebagainya.

maria-zec

Harus punya Network dan Connection

network

Yes, datang ke acara-acara networking itu penting untuk membuka wawasan dan pergaulan, tapi kalau cuma buat ngumpulin kartu nama aja, ya nggak ada gunanya buat bisnis kita.

Yang harus dipikirkan adalah bagaimana saya bisa kolaborasi sama si A atau melakukan partnership dengan si B. Follow up setelah acara, walaupun hasilnya nggak langsung tapi kamu bisa pastikan orang itu tau dan ingat kamu. 

Happy Entrepreneur’s Day, my fellow Indonesian entrepreneurs!

colorful-quote

Leave a Reply