#BaladaEntrepreneur: Jangan Takut Sama Invoice!

no Comment
Photo: entrepreneur.com

Photo: entrepreneur.com

Tentunya tulisan ini terinspirasi dari postingan saya dan entrepreneur lain yang suka bercandain datangnya invoice (antara becanda sama enggak mungkin 50-50 sih ya, saya nggak tau pasti, hehe). Tapi suka nggak suka, invoice nyebelin ini memang selalu datang tidak pada waktunya. Adaaa, aja. Pas lagi bokek, tiba-tiba invoice berdatangan. Duh!

Buat yang bernasib sama, ini 5 cara saya menghadapi “hantu” invoice:

1. Buat daftar invoice bulanan biar ada bayangan pengeluaran tetap setiap bulan. Jangan lihat secara total keseluruhan itu karena dipastikan akan bikin kita ciut. Jadi kelompokkan supaya rasanya lebih kecil.

2. Negosiasi dengan beberapa vendor untuk minta kredit TOP (term of payment). Kalau bisa dapat kredit 30 hari lebih baik. Jadi kita sempat cari revenue dulu selama 1 bulan.

3. Lakukan pembayaran yang penting-penting dulu, seperti gaji, listrik, air, service charge gedung, internet dan telepon. Saat revenue lagi tipis banget, sebagai pemilik bisnis, gaji kita adalah yang dibayar paling terakhir.

4. Begitu ada revenue tambahan, segera lunasi invoice yang bernilai besar supaya nantinya lebih ringan. Jangan langsung belanjakan lagi dan akhirnya menghasilkan invoice besar lainnya.

5. Kalau memang beneran belum ada duit, it’s okay kalau belum bisa bayar, hahaha. Beneran. Yang penting pada akhirnya kita harus bayar. Di sinilah nyali entrepreneur kita diuji.

Ini sih cara saya yaa. Kalau entrepreneur lain, mungkin beda lagi. Yang pasti, salah satu resiko #baladaentrepreneur itu adalah harus bayar tagihan and you cannot run from it.

Are you up for it? If yes, welcome to the club!

Leave a Reply