Asli vs KW

no Comment

Salah satu halaman kesukaan saya saat baca majalah Femina adalah Editor’s Note dari Petty S. Fatimah, sang Editor in Chief, karena isinya seringkali relevan dengan kondisi saat ini. Dari note yang saya baca belakangan ini, ada satu yang menarik perhatian, catatan tentang “Asli vs KW”. Sebuah fenomena yang bisa dibilang menjamur di Indonesia. Oleh karena itu, saya iseng bikin polling soal hal ini di Twitter. Hasilnya cukup menyejutkan, loh!

polling asli kw

Ternyata kebutuhan untuk ikut tren itu besar sekali, ya. Padahal kita bisa loh ikutan tren tapi masih memakai yang asli. Caranya:

– Tunggu diskon karena kalau new arrival pasti masih mahal

– Beli second atau bahasa halusnya sekarang pre-loved

– Tukaran dengan teman, kakak atau adik supaya bisa pakai lebih banyak model

Memang saya akui, beberapa jenis tas yang lagi tren itu second-nya pun masih mahal banget. Tapi mendingan mana, kita tunda dulu dan nabung lebih lama, atau cuek aja mengikuti tren padahal dalam hati deg-degan takut ketauan kalau palsu?

Well, it’s up to you. Kalau buat saya sih, lebih enak kalau memakai barang yag “kita banget” alias sesuai kepribadian, dibanding sibuk memikirkan asli vs KW.

Let’s live a lifestyle we deserve and can afford. Kalau mau ikut tren, masih banyak kok cara lain. Tren kan bukan cuma tas aja. :)

Leave a Reply