Antara Persahabatan dan Gosip

no Comment

fake-friends

Artikel ini saya tulis karena beberapa waktu yang lalu salah seorang sahabat saya menanyakan sesuatu yang membuat dia sangat terganggu. Dia bertanya apakah perlu membuat klarifikasi di media sosial (Path dan Facebook) mengenai hal yang tidak dia lakukan (baca: ada yang nggosipin dia dan menyebarkan isu itu ke beberapa temannya).

Waktu saya tanya, “ Untuk apa?”

Jawabannya adalah supaya dia bisa menjelaskan bahwa yang diisukan itu tidak benar.

Apakah kejadian di atas pernah terjadi sama kamu? Kalau sama saya sih pernah banget. Rasanya geregetan gitu ya. Tapi ya namanya gosip, makin digosok makin sip.

Jadi jawaban saya ke sahabat saya waktu itu adalah sebagai berikut:

1. Tidak perlu buat klarifikasi ke media sosial karena urusan ini bukan buat semua orang

2. Kalau merasa perlu buat klarifikasi, lebih baik ke orangnya langsung.

3. Kalau tidak merasa berbuat hal yang digosipin, tidak perlu ambil pusing. Masih banyak teman lain yang percaya bahwa kamu orangnya tidak seperti itu.

4. Kalau ada yang tanya langsung ke dirimu, hargai keberanian teman itu. Silakan jelaskan yang sebenarnya kepadanya.

5. Biasanya kalau ditulis di media sosial, yang nggak tau malah jadi tau, terus kepo, terus jadi tambah lebar, pakai bumbu segala dan jadi fitnah.

6. Teman yang baik akan bertanya langsung, bukan ngomongin di belakang. Jadi kalau ada yang seperti itu artinya bukan teman yang baik.

7. Kalau teman itu tidak berani tanya dan malah membuat gosip, apakah masih perlu ditemenin?

8. Orang yang suka gosip biasanya tidak peduli dengan kebenaran ceritanya karena lebih seru yang versi gosip, dong.

9. Apabila sudah dijelaskan tapi orang itu masih bikin gosip yang lain, artinya memang beda frekuensi. Dia sudah punya kesimpulan sendiri. Ngomong sama dia sama aja kayak jelasin ke tembok.

10. Rumors are carried by haters, spread by fools and accepted by idiots.

Yuk, habiskan energi kita untuk hal yang lain saja. Action speaks louder than words. Berteman yang pintar supaya nggak kesel dan nambahin kerut aja. Ingat, botox mahal, hehehe.

Leave a Reply