7 Kesalahan Yang Orang Buat di Umur 20an

one Comment

20s mistakes

Nggak bisa dipungkiri, umur 20an adalah periode paling menyenangkan yang banyak dari kita alami. Sudah terbilang dewasa dan bisa membuat keputusan sendiri, dan sudah mulai bekerja sehingga punya uang sendiri. Kombinasi yang asik kan? Uang ada, tinggal putuskan mau dipakai untuk apa.

Tapi meski sudah bukan anak kecil lagi, umur 20an sebenarnya merupakan transisi dari remaja menuju dewasa (makanya disebut dewasa muda), karena itu, akan wise kalau hidup kita nikmati tapi “kesalahan” yang orang di umur 20an alami kita minimalisasi.

Apa saja?

1. Mengejar uang dan bukan passion

Orang bilang di umur 20an kita masih dalam proses mencari jati diri. Masih cari tau “Siapa kita?” dan “Mau ngapain?”. Padahal menurut saya, yang benar bukan mencari jati diri tapi membentuk jati diri. Siapa kita di umur 20an akan jadi dasar siapa kita nanti di umur 40an dan seterusnya. So do the right thing. Hidup bukan hanya untuk mencari uang, tapi soal menikmatinya dengan mengerjakan apa yang kita suka.

2. Bandingin diri dengan teman

Sering banget saya ketemu dengan orang yang suka bete melihat status teman atau foto-foto liburannya di Facebook.

facebook

Saran saya, kalau nggak bisa legowo melihat kebahagiaan orang lain, lebih baik tutup aja semua akun media sosial kita. Yang perlu diingat, nggak semua orang bisa langsung sukses di umur tertentu dan bahwa semua hidup punya jalannya masing-masing. Lagian, sebenarnya impian orang yang tercapai dan kita lihat di media sosial itu bisa menjadi pemicu semangat untuk jadi lebih keren lagi. Plus kalau mau jujur, orang memang punya kecenderungan hanya ngepost foto happy kok, karena hidup siapapun nggak ada yang sempurna kan? Everyone has their own battle.

3. Nggak traveling!

Semakin bertambah usia, biasanya kita slowing down. Waktu masih 20an kayaknya energi ga ada habisnya (padahal biasanya menjelang umur 30, perubahan supply energi udah mulai berasa kok :D). Jadi sebelum gampang lodoh (dan mulai susah pergi karena nggak dapat cuti :D), traveling deh! Save some money and go have that vacation you always dream of!

Teenager hidden by city map

Soal jalan-jalan ini sekilas terasa sepele tapi nggak juga. Malah menurut saya, don’t date a person who doesn’t travel, karena biasanya nggak berwawasan luas karena nggak pernah melihat dunia luar. Mumpung masih muda, mumpung masih belum banyak tanggungan, yuk perkaya wawasan.

4. Nggak peduli sama kesehatan dan keuangan

Betul, 20an adalah umurnya senang-senang dan jalan-jalan, tapi harus play it smart juga. Nabung, asuransi, investasi itu penting untuk ngamanin diri di hari tua nanti.

Muda kerja keras, tua kipas-kipas – itu saya percaya. Mau kan pas udah pension sibuk ikut tur ke Eropa atau pergi cruise bareng teman-teman dan bukannya nunggu transferan dari anak?

5. Menghabiskan waktu di relationship yang demanding

Semua orang kayaknya pernah berada di bad relationship. Yang cowoknya posesif lah, kita nggak boleh pergi traveling. Yang ceweknya minta diantar-jemput dan ditemenin melulu. Atau yang pertemanannya drama dan itu-itu aja.

Padahal kalau mau melihat masa depan, gampang: Coba lihat orang-orang yang dekat dengan kita. Seperti apa hidupnya? Naahh, gambaran masa depan kita nggak jauhlah dari sana.

Makanya dari umur 20an, mulai deh mikir. Relationship kita dengan orang sekitar bikin kita jadi orang yang lebih baik nggak? Kalau iya, bagus. Kalau enggak, bener deh, nggak ada ada alasan untuk stay.

When it comes to bad relationships, just remember this mantra.

When it comes to bad relationships, just remember this mantra.

6. Lupa kalau what goes around, comes around

Prinsipnya sederhana: Jangan jadi diva atau cari musuh apalagi saat masih muda, nanti tuanya harus “beli teman” loh. Tau kan maksudnya? Orang temenan sama kita karena kita selalu bayarin makan, karena selalu kasih kado mahal, karena kamu selalu kasih undangan party yang hits, dan lain-lain.

7. Takut gagal

Takut gagal duluan nggak akan bawa kita ke mana-mana. Kata orang kegagalan adalah kesuksusan yang tertunda, jadi mendingan gagal di usia muda daripada seumur hidup nggak tau akan hasilnya. Intinya, kalau nggak nyoba, kan nggak tau ya? Sesimple itu sih.

Comments

  1. Advice from the (Almost) 40 to the 30 Year-Olds | ReeSays
    Advice from the (Almost) 40 to the 30 Year-Olds | ReeSays | Posted on November 26, 2015 at 9:43 am

    […] dekade umur pasti punya cerita dan kenangannya sendiri-sendiri. Setelah minggu lalu kita bahas soal umur 20an, kali ini saya mau share advice buat teman-teman yang berumur 30an. Are you […]

Leave a Reply