5 Tipe Bos – Yang Manakah Kamu?

no Comment

front photo boss

Saya mau cerita dikit dari pengalaman saya bekerja selama 16 tahun di perusahaan orang lain sebelum saya akhirnya keluar dan membuat usaha sendiri. Di perusahaan orang lain itu saya bukan langsung jadi direktur ya, tapi dari bawah banget. Kalau nggak percaya liat aja CV saya di sini.

Karena saya pernah jadi anak buah, saya pernah dong mengalami berbagai macam atasan. Ada yang saya jadikan panutan, ada yang bikin saya berjanji (“Nanti kalau jadi bos nggak boleh seperti dia”), ada juga yang menjadi mentor saya.

Buat kamu yang sekarang mau jadi atasan atau sudah menjadi atasan, kamu tipe yang mana nih?

(Disclaimer: Semua tipe bos atau atasan ini berdasarkan pengalaman saya. Kalau kamu tau tipe yang lain, boleh banget loh nambahin.)

 

 1. Bos Tukang Tunjuk

Ada nih bos yang jagonya cuma nunjuk aja. Misalnya ada kerjaan atau proyek, ia cuma bisa nyuruh tanpa mau bantuin atau kasih kontribusi – tapi nanti kalau kerjaannya salah atau nggak sesuai dengan ekspektasinya, langsung deh marah-marah.

Helloo! Kamu pikir staff atau bawahan itu paranormal? Kalau kamu jelas saat memberi brief ke staff, rajin supervisi kerjaannya dan mau ikut serta di prosesnya, mungkin kamu nggak sampai ngomel pas lihat hasil akhirnya.

 

2. Bos Seleb – alias harus pakai entourage

Ada juga bos yang kalau ke mana-mana harus ditemenin. Kayak kita nggak ada kerjaan lain, ya? Makan siang minta ditemenin, ketemu klien minta ditemenin, belanja keperluan pribadi minta ditemenin. Pokoknya harus rame-rame gitu, deh.

Plus point-nya sih kalau nemenin atasan ke mana-mana adalah dibayarin makan (kalo bosnya nggak pelit), dapat ilmu tambahan kalau ikut dia meeting dan jadi golden child-nya. Negatifnya? Kita nggak bisa ngerjain hal yang lainnya karena saat kita lagi ribet, dia minta ditemenin makan lah, cari barang lah atau sekedar nemenin ngopi karena lagi bosan, padahal kalau kita nggak selesai, dia juga yang ngomel.

 

3. Bos Nggak Boleh Kalah

Nah, ada lagi nih, atasan yang nggak rela kalau anak buahnya lebih pintar dari dia. Atau yang lebih parah lagi, nggak boleh anak buahnya lebih cakep dari dia (sori banget tapi ini banyak banget terjadi kalo bosnya cewek). Kan ribet ya kalau punya bos yang seperti ini.

Punya anak buah yang pintar kan lebih enak karena pasti kita bisa percaya untuk ngerjain proyek-proyek yang susah, dan tentu bisa memacu si atasan dong untuk bisa lebih menguasai pekerjaannya. Buat atasan cewek, nggak usahlah bersaing dengan bawahan kamu yang juga cewek. Itu bikin kamu terlihat insecure dan nggak percaya diri.

 

4. Bos Yang Ngomel Melulu

Paling sebel kalau kerja di perusahaan yang tiap harinya kayak roller coaster. Iya, yang sehari bos baik, besoknya marah-marah (tapi jatah marahnya lebih banyak dari baiknya). Apalagi ada loh, atasan yang kalau marah dari mulutnya keluar kata-kata kebun binatang atau kebun-kebun lainnya.

Perusahaan itu kan bukan rumah tangga ya yang bisa ngomel-ngomel nggak karuan (di rumah tangga pun lama-lama pasangan bisa ilfil). Ada yang namanya aturan. Daripada ngomel-ngomel, kalau memang kesalahan yang dilakukan staff kita keterlaluan banget, pakai dong SP alias Surat Peringatan, daripada ngomel-ngomel mulu kayak emak-emak kurang duit belanja. Ingat kenapa gajimu lebih besar dari bawahan, ya karena kamu lebih pintar dari mereka.

 

5. Bos Yang Team Player

Nah, kalau ini memang bos idaman. Atasan yang selalu mau berdiskusi, yang selalu bantu cari jalan kalau kita udah mentok, yang mau berbagi ilmu , yang mau ikut capek juga kalau ada proyek besar, yang bisa adil dan yang paling penting bisa memimpin.

Pada dasarnya, untuk seorang atasan bisa sukses itu nggak bisa sendirian, kan? Diperlukan dukungan dari seluruh jajaran anak buahnya. Dan untuk bisa lari bareng sama mereka, di awal kita harus lari sesuai pace mereka. Nanti ketika mereka sudah sampai di tingkat yang kita harapkan, baru ajak mereka lari di pace kita. Kalau dari awal anak buah langsung digeber untuk lari di pace kita, biasanya mereka akan keteteran dan pekerjaan pun jadi berantakan .

 

bos quote copy

Leave a Reply