5 Kartini Modern Yang Menginspirasi

no Comment

Minggu depan kita, para perempuan Indonesia, memperingati hari yang super special, Hari Kartini.

Soal sosoknya yang menginspirasi nggak perlu saya jelaskan lagi. Aspirasinya dalam mengejar pendidikan yang lebih tinggi patut diacungi jempol, dan perjuangannya untuk perempuan Indonesia, tentu patut kita lanjutkan.

Emansipasi Kartini dimulai di awal abad 19. Lalu bagaimana dengan aplikasinya di jaman sekarang, lebih dari 100 tahun kemudian?

Kartini modern buat saya adalah perempuan yang bisa jadi dirinya sendiri dan tidak takut untuk berkarya. Kartini jaman sekarang bisa berprofesi sebagai apa saja, mulai dari ibu rumah tangga, karyawan, CEO, pemilik usaha, astronot, pokoknya the sky is the limit, deh.

Sosok perempuan yang menginspirasi pun bertranformasi dari seorang Kartini asal Jepara, menjadi mereka di berbagai penjuru Indonesia, yang sehari-sehari saya lihat di TV, di media online, maupun di kehidupan sehari-hari.

Ini 5 Kartini modern versi saya:

1. Menteri Susi Pudjiastuti

susi

Siapa yang nggak suka dengan perempuan yang berkarakter? Nah, Ibu Susi ini saya kagumi sejak awal menjabat jadi menteri, karena aksi-aksinya yang mendobrak dan berani. Selain itu, inspirasi lain dari sosoknya juga datang dari fakta bahwa beliau adalah pemilik perusahaan hasil laut, perusahaan ekspor seafood dan punya perusahaan penerbangan sendiri. Wih, gimana nggak membanggakan, coba?

2. Teman saya, Angkie Yudistia

angkie

Angkie membuktikan bahwa mimpi nggak hanya bisa dicapai oleh orang-orang dengan panca indera lengkap. Menjadi seorang tuna rungu sejak umur 10 tahun, Angkie pun semakin bertekad untuk menjadi penulis. “Karena saya sulit berkomunikasi, makanya saya suka menulis,” ujarnya lewat sebuah wawancara dengan media online. Dari passion ini, Angkie telah menelurkan 2 buku, “Perempuan Tunarungu Menembus Batas” dan “Setinggi Langit”. Selain itu, dia juga mendirikan organisasi yang membantu penyandang cacat di Indonesia dan mendapat Kartini Next Generation Awards dari Kementerian Komunikasi Informatika tahun 2013.

3. Teman saya, Valencia

justsilly

Hadir dengan nama @JustSilly di Twitter, Valencia menginspirasi follower-nya dengan berbagi cerita yang adalah seorang ibu dari anak-anak dengan kebutuhan khusus. Kebayang nggak, sih? Buat saya, menjadi seorang ibu saja sudah patut dikagumi. Yang menurut saya membuat sosoknya keren adalah ia nggak merasa menjadi korban dari keadaan ini. Sebaliknya, ia berjuang menyuarakan harapan untuk orangtua yang menghadapi situasi yang sama. Nggak hanya itu, Valencia juga memiliki jiwa besar dalam membantu sesama. Ia pun mendirikan @Blood4LifeID yang merupakan wadah yang menjembatani pendonor dan terdonor yang tidak bisa disediakan oleh PMI.

4. Para Tenaga Kerja Wanita (TKW)

TKW

Apa yang mereka lakukan sering tidak kita anggap penting, tapi jangan lupa kalau TKI dan TKW adalah pahlawan devisa. Pahlawan yang seringkali hidupnya ngenes, mendapat perlakukan tidak layak dari majikannya dan yang lebih sedih, adalah ajang pungli bagi agen dan para pejabat korup. Berita-berita tentang perlakuan nggak adil yang mereka terima seringkali membuat darah ini naik. Salah satu dukungan yang bisa kita berikan kepada mereka adalah dengan terus bersuara. Kalau mendengar mereka diperlakukan nggak manusiawi atau di’palak’, ayo teriak!

5. Para single mother

Single-mother

Yang ini nggak usah ditanya lagi. Single mothers are amazing heroes, that’s for sure. Gimana enggak? Single mother artinya menjalankan peran 2 orang dalam 1 badan. Dari segi pekerjaan, mereka harus kerja keras agar hasilnya setara dengan double income. Belum lagi bagi waktunya, lodoh setiap hari itu sudah pasti. Dari segi peran, mereka harus menjadi ibu dan ayah sekaligus, yang mana keduanya sangat berbeda dan tentunya sama sekali nggak gampang. So, for single moms out there, kudos! You’re such an inspiration.

Leave a Reply