4 Kemajuan Jakarta Yang Bikin Senang Warga

no Comment

Kemarin Jakarta baru aja merayakan ulang tahunnya yang ke-489. Di umurnya yang sudah banyak ini, nggak sedikit perubahan yang sudah terjadi. Bagi warganya, perubahan ini banyak dinanti sejak tahun 2012 saat Jokowi terpilih menjadi gubernur. Nggak mengherankan, terutama karena mulai kepemimpinan Ahok 2 tahun yang lalu, cara kerja anti korupsi sangat digalakkan dan birokrasi yang berbelit-belit dievaluasi. Akibatnya, meski masih struggling dengan kemacetan misalnya, warga Jakarta pun jadi lebih sabar karena tau pimpinannya sedang bekerja untuk membuat ibukota Indonesia ini jadi lebih baik.

Buat warga Jakarta, apa saja sih perubahan yang membuat happy dan apa lagi yang diharapkan masih akan terjadi?

Ini jawaban beberapa teman saya.

 

Ngurus dokumen jadi lebih simple!

Ucita Pohan – penyiar radio, MC dan beauty enthusiast

Urus dokumen lebih cepat dan nyaman

Urus dokumen lebih cepat dan nyaman

“Saya senang dengan adanya sistem yang lebih simple untuk urusan dokumen sehari-hari. Apalagi dibantu dengan system informasi online, lebih praktis!”

Yang masih diharapkan: “Kalau system mengurus dokumen sudah lebih baik, PR berikutnya adalah kesadaran dari masyarakat untuk ngurus dokumen-dokumen ini tanpa calo. Selain itu, saya juga nungguin banget attitude yang penuh tanggung jawab dan patuh rambu dari para pengguna jalan.”

 

Sungai jadi bersih

Sofian Hadi – BelowCepek.com Creative Director, fashion photographer

Slide1

“Perubahan paling terasa yang saya rasakan adalah keadaan sungai di Jakarta. Kebetulan saya tinggal dekat dengan sungai, kampus pun berbatasan dengan sungai. Dibangunnya tembok pembatas di area pemukiman di beberapa titik ibukota terbukti mampu menjaga sungai tetap bersih. “

Yang masih diharapkan: “Disiplin lalu lintas. Sosialisasi kedisiplinan harus jalan terus dan tentu pemerintah harus tegas dengan punishment yang diberikan.”

 

Area kumuh berkurang dan adanya relokasi tempat tinggal

Delfha Harris – freelance graphic designer, movie enthusiast

Warga Kampung Pulo mengangkut barang-barang ke Rusunawa Jatinegara Barat. Photo: ANTARA.

Warga Kampung Pulo mengangkut barang-barang ke Rusunawa Jatinegara Barat. Photo: ANTARA.

“Ada 2 perubahan yang bikin saya happy. Pertama, sama seperti Sofian di atas, senang banget karena sungai-sungai sekarang sudah bersih dan sampah sudah nggak keliatan sama sekali! Kedua, senang daerah kumuh sudah berkurang dengan adanya inisiatif Pemprov DKI yang merelokasi warganya dan memfasilitasi mereka dengan membangun rusun-rusun yang layak dan nyaman.”

Yang masih diharapkan: “Fasilitas transportasi umum yang lebih memadai, yang disertai dengan keamanan dan kenyamanan, sehingga masyarakat bisa memilih pakai transportasi umum dibanding bawa kendaraan pribadi. Jadi kemacetan juga berkurang, kan? Selain itu, perlu ada pembaharuan kondisi transportasi umum seperti mikrolet atau bus-bus Kopaja dan Metromini untuk mengurangi polusi udara akibat asap kendaraan-kendaraan ini dan untuk menghindari kecelakaan.”

 

Yes! No more 3 in 1!

Mario Patrick – penyiar radio, MC, pengusaha travel

3in1

“Jawaban saya mungkin akan menimbulkan perdebatan, tapi beneran, saya senang banget 3 in 1 sudah dihapuskan, walaupun akan diganti dengan sistem lainnya seperti ERP (Electronic Road Pricing). Buat orang yang sering kejar-kejaran dengan waktu 3 in 1 biar nggak ketilang atau harus sewa joki, kea rah Sudirman atau Thamrin, meski macet, jadinya lebih gampang karena nggak perlu muter-muter.”

Yang masih diharapkan: “Lebih ke penasaran sih, mau tau apa MRT akan efektif membujuk warga Jakarta untuk lebih banyak pakai transportasi umum, termasuk saya.” :)

 

What about you? Apa perubahan yang bikin happy sebagai warga Jakarta dan apa yang masih diharapkan akan terjadi? Share di bawah ini ya.

Leave a Reply