10 Buku Cerita Favorit #AnakLama

2 Comments

“A book is so magical it lets you travel to far-away places without leaving your chair”. So true, right? Karena itulah waktu kecil dulu, saya lebih sering memilih minta dibelikan buku dibanding mainan atau boneka.

Nah, dalam rangka perayaan Hari Buku Nasional tanggal 17 Mei mendatang, saya mau mengajak teman-teman mengingat masa kecil lewat buku-buku yang dulu sering kita baca atau bahkan kita koleksi. Percaya atau engga, buku-buku cerita itu masih saya simpan dengan baik loh dan kadang masih saya baca. Buat #anaklama, pasti pernah punya juga deh 10 buku di bawah ini. 😀

1. Lima Sekawan

lima sekawan

Waktu kecil, Enid Blyton adalah pahlawan kita semua, para #anaklama, setuju? Haha. Buku-buku yang ditulisnya benar-benar memenuhi fantasi masa kecil kita. Salah satunya ya Lima Sekawan ini. Setiap ada judul baru, rasanya nggak sabar deh bergabung sama Julian, Dick, Anne, Georgina dan Timmy, anjing mereka, dan ikut berpetualang ke mana pun mereka pergi!

2. Pasukan Mau Tahu

pasukan-mau-tahu

See? Another series from Enid Blyton :) Kalau Lima Sekawan lebih ke adventure, Pasukan Mau Tahu ini lebih ke misteri, di mana 5 anak (Lary, Fatty, Pip, Daisy, Bets dan Buster, anjingnya Fatty) nemuin hal-hal yang mencurigakan saat mereka liburan sekolah dan selalu bisa memecahkan misterinya sebelum Mr. Goon, polisi desa mereka.

3. STOP

STOP-big

STOP diambil dari nama depan karakter yang ada di buku ini: Sporty, Thomas, Oskar dan Petra. Mirip sama Pasukan Mau Tahu, anak-anak STOP ini terus-terusan menyelesaikan berbagai kejahatan, mulai dari pencurian sampai penculikan, bedanya setting-nya di Jerman, yang memang dari mana buku ini diadaptasi.

4. Malory Towers

malory towers

Lagi-lagi buku karangan Enid Blyton. Nah kalau yang ini biasanya yang suka cewek-cewek, karena mengisahkan tentang boarding school, di mana karakter utamanya, Darrell Rivers, tinggal di Malory Towers. Saat baca, kayaknya kita bisa ngebayangin banget seperti apa Darrell, Alicia Johns, Mary-Lou sama Gwendoline. Nggak hanya itu, 4 tower yang ada di bangunan sekolah ini juga seakan-akan sudah jadi sekolah kita sendiri. Dapurnya, ruang makan, kamar yang ada di lantai 1 dan 2 dan ruang guru pasti sering kan, ada di imajinasi kita?

5. Noddy

noddy-5

Sekarang percaya kan kalau saya bilang Enid Blyton adalah pahlawan #anaklama? Karena Noddy juga merupakan hasil karyanya. Beda dari serial buku lainnya di mana karakter utamanya adalah anak-anak, Noddy adalah boneka kayu yang tinggal di Toyland. Di buku kedua, karakter Noddy pun berkembang jadi supir taxi yang kalau bisnisnya lagi sepi, siap membantu siapa pun yang membutuhkan. Lucu banget, ya? Kita pun juga jadi kenalan sama teman-teman Noddy seperti Big Ears, Tessie Bar, Bumpy Dog sama Tubby Bears.

6. Kumpulan Dongeng Andersen

andersen

Jaman dulu, buku-buku Hans Christian Andersen pasti jadi favorit karena cerita-ceritanya benar-benar menginspirasi, mulai dari The Emperor’s New Clothes, The Little Mermaid sampai The Ugly Ducking.

7. Smurf

smurf

Duh, liat cover-nya aja udah gemes ya! Komunitas smurf memang dari dulu adorable banget. Apa lagi dengan bahasa ‘smurf’-nya, hihi. Tinggal di rumah berbentuk jamur di dalam hutan, kita pun hafal banget dengan karakter-karakternya yang dikasih nama sesuai personality masing-masing, seperti Smurf Penggerutu, Smurf Pemalas, Smurf Genit, Smurf Ceroboh, Smurf Gembul, Papa Smurf, Baby Smurf dan Smurfette, si smurf perempuan yang berambut pirang. Palings seru sih biasanya bagian mereka ketemu sama musuhnya, Gargamel dan kucingnya Azrael. Masih ingat? 😀

8. 4as

4As-dan-burung-kuruku

Another story of friendship and adventure! Seru banget ya masa kecil kita? Imajinasi benar-benar ‘diajak jalan-jalan’ sama pengarang buku-buku ini. Nah 4as adalah kisah petualangan 4 sahabat yang asalnya dari Perancis.

9. Trio Detektif

trio detektif

Serupa tapi tak sama. Kalau buku-buku lainnya berisi anak-anak yang menemukan sesuatu yang mencurigakan dan mengusutnya sehingga jadi kisah petualangan, Trio Detektif ini memang beneran seri novel detektif. Karakter utamanya adalah Jupe, Pete dan Bob. Duh, pas baca bener-bener bikin merinding dan deg-degan loh. Seraamm.

10. Lupus

lupus

Nah, ini dia gongnya, buku cerita karya orang Indonesia! Penulisnya siapa lagi kalau bukan Hilman Hariwijaya. Kita pun kenal betul dengan karakter Lupus, Lulu, Boim, Gusur, termasuk Mami-Papi-nya, yang ada di Tangkaplah Daku Kau Kujitak, Mahluk Manis Dalam Bis, Topi-Topi Centil, Lupus Kecil dan lain-lain. Duh, jadi pingin baca lagi nggak siihh?

 

Di antara 10 buku yang disebutkan di atas, yang mana yang dulu jadi favorit kamu? Share di bawah ini ya.

Comments

  1. Lisa
    Lisa | Posted on June 25, 2017 at 1:54 pm

    Semua favoritku…n anak2ku skrg suka juga Enid Blyton

Leave a Reply